26 February 2024
HomeBeritaChina Akan Buka Penerbangan Internasional Pada 8 Januari 2023

China Akan Buka Penerbangan Internasional Pada 8 Januari 2023

SHNet, Jakarta – Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC), regulator penerbangan sipil negara itu, mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka akan mencabut pembatasan perjalanan COVID-19 mulai 8 Januari, bersumpah untuk memulihkan lalu lintas penumpang internasional, yang ditundukkan selama tiga tahun karena pandemi.

Kebijakan baru, diposting di situs resmi CAAC, mengatakan bahwa itu akan berhenti menunjuk penerbangan masuk berisiko tinggi, dan mengakhiri batas atas 75 persen untuk kapasitas penumpang pada penerbangan masuk. Juga, maskapai China dan asing akan mengatur penerbangan penumpang terjadwal sesuai dengan perjanjian bilateral.

Qatar Airways akan melanjutkan penerbangan antara Doha dan Bandara Internasional Shanghai Pudong mulai 15 Januari.

Etihad Airways mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya akan memperkuat konektivitas udara antara UEA dan China tahun depan, dimulai dengan frekuensi mingguan tambahan pada rutenya antara Abu Dhabi dan Shanghai.

Tunduk pada persetujuan peraturan, mulai Februari 2023, maskapai ini akan terbang ke Bandara Internasional Pudong dua kali seminggu menggunakan pesawat Boeing 787 dan 777 modern.

Penerbangan sipil China telah melewati “jam tergelap,” Qi Qi, seorang pengamat pasar independen, mengatakan kepada Global Times pada hari Rabu. Lalu lintas penerbangan sipil China pada tahun 2023 diperkirakan akan mengalami rebound yang kuat, melampaui tahun 2020 atau bahkan mendekati volume lalu lintas penumpang tahun 2019, katanya.

Dalam prospek industri yang dirilis oleh IATA pada awal Desember, diperkirakan lalu lintas penumpang 2023 di kawasan Asia-Pasifik akan mencapai 70 persen dari level 2019, kata IATA. (Ina)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU