5 March 2024
HomeBeritaElan Tanari, Mahasiswa Indonesia Menang Kompetisi di Kampus Harvard University,...

Elan Tanari, Mahasiswa Indonesia Menang Kompetisi di Kampus Harvard University, AS 2023

SHNet, Jakarta-Elan Pradana Surya Tanari mahasiswa Sekolah Bisnis Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB  batch 2023) berhasil memenangkan kompetisi dan menerima penghargaan sebagai The First Position untuk Impact Challenge 2023 yang diselenggarakan oleh Deloitte dalam kegiatan The Harvard College Project for Asian and International Relation (HPAIR) yang berlangsung 17-19 Februari 2023 lalu di Kampus Harvard University, Boston AS.

Program HPAIR ini diikuti oleh 143 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, profesional muda, dan praktisi bisnis yang berasal dari 60 negara, berlangsung  sejak 1991 dan dilaksanakan setiap awal tahun di Harvard University dan pertengahan tahun dilaksanakan di salah satu negara Asia Pasifik. Alumni HPAIR dari Indonesia antara lain adalah Ratu Tisha, kini Wakil Ketua Umum PSSI 2023, Palita Rana Putinagari (YLI McKinsey), dan Fridericiana (YLI McKinsey, CEO dan pendiri Maiimi) sekedar menyebut beberapa nama mantan peserta program HPAIR sebelumnya.

Untuk terpilih mengikuti program HPAIR, peserta harus menjalani beberapa seleksi. Tahap pertama adalah seleksi berkas, tahap kedua menyerahkan makalah  yang preferensinya sesuai topik kegiatan Hpair tahun 2023.  Elan menulis makalah tentang tentang pasar dan  ekonomi global.  Setelah lolos tahap kedua,  seleksi  tahap ketiga  adalah wawancara yang dilakukan secara daring. Elan berhasil melewati tahapan-tahapan tersebut dan berhasil menjadi peserta dari Indonesia dari unsur mahasiswa. Dalam program HPAIR kali ini ada beberapa orang Indonesia yang lolos seleksi, di antaranya ada yang bekerja di Bank Indonesia.

HPAIR 2023 kali ini dibuka oleh Mr. Jorge Familiar, Vice President dan Treasurer Word Bank sekaligus menjadi Keynote Speaker. Tiga topik utama dalam Hpair 2023 adalah:  global market and culture, governance and geopolitic, dan sosial policy and justice.

Topik-topik itu dipaparkan oleh para narasumber ternama antara lain: Akhil Gupta senior leader di Harvard University mantan pemimpin Black Stone grup perusahaan besar di India, Seth Shelden penerima Hadiah Nobel Perdamaian 2017, Tara Gupta Forbes Under 30, pendiri MAP-collective dan Anamakos perusahaan real estate  AS, Cecilia Chung-aktris Hongkong, Zach Bell-aktifis HAM Amerika, Lobsang Sangay politikus Amerika asal Tibet, Brianna Kilcullen pebisnis dan influencer Amerika, Jonathan Sun, Zhalmay Kalizad, dll. Hadir juga dua orang narasumber asal Indonesia yaitu perempuan pebisnis Gita Sjahrir dan aktifis HAM Ayu Wahyuningroem.

Elan Tanari, kiri, bersama penerima penghargaan lain

Diakhir Program HPAIR dilakukan kompetisi debat pemecahan kasus bisnis (Impact Challenge) yang diselenggarakan oleh Deloitte. Elan memenangkan debat terhadap kasus Carousel, sebuah startup milik kalangan Harvard. Dalam paparannya Elan merekomendasikan 3 solusi: Create a balanced and dynamic mechanism of value creation for the stakeholders, Capacity Building and Implementation Support, and Content Quantity and Quality Assurance.

Paparan ini mengantarkan Elan Tanari menyabet penghargaan sebagai The Fisrt Position in Impact Challenge at HPAIR HCONF 2023 for Carousel. Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Elan dan Indonesia karena berhasil memberi nilai prestisius dalam keterlibatannya sebagai peserta HPAIR 2023 di salah salah satu Kampus bergengsi di dunia.

Elan menyampaikan terima kasih kepada Bank Mandiri, para politisi, dan profesional  Indonesia yang fokus dan mendukung pengembangan pendidikan yang telah menjadi sponsor untuk mengikuti kegiatan ini. Konferensi ditutup oleh Ms. Anna Mok, Leader Deloitte Asia Pasific.(sur)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU