SHNet, Jakarta- sebuah Ormas bernama Fornas Bhinneka telah bersurat kepada Bapak Presiden Joko Widodo, Selasa (12/10)  terkait dengan penetapan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Bhinneka Tunggal Ika. Hal ini karena dari semua Lambang Negara hanya Bhinneka Tunggal Ika saja yang belum ditentukan tanggal lahirnya.

Pimpinan Fornas Bhinneka Dr. Syaiful Rohim M.Si  dalam rilis yang diterima  Rabu (13/10) mengatakan, berdasarkan studi yang dilakukan tim Fornas Bhinneka, mendapati dokumen bersejarah terkait penetapan Lambang Negara. Bhinneka Tunggal Ika ditetapkan sebagai Lambang Negara melalui Peraturan Pemerintah PP66/1951 tertanggal 17 Oktober 1951, yang di tanda tangani oleh Presiden Soekarno.

Salinan dokumen bersejarah ini juga disertakan dalam surat permohonan penetapan Hari Bhinneka Tunggal Ika. Dengan demikian  kata Syaiful, diharapkan setiap Lambang Negara telah lengkap hari lahirnya. Selanjutnya Fornas Bhinneka siap berdiskusi dengan lembaga yang ditetapkan Presiden untuk menangani hal ini. (sur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here