26 February 2024
HomeBeritaOlahragaGlenn Nirwan Makin Optimistis Setelah Raih Double Winner ISSOM

Glenn Nirwan Makin Optimistis Setelah Raih Double Winner ISSOM

SHNet, JAKARTA – Ajang akbar Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) seri pembuka di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat, akhir pekan kemarin benar-benar menghadirkan sejumlah kejutan.

Paling seru datang dari kelas Kejurnas ISTCR 3600. Ya, Glenn Nirwan yang membela tim BRM Motorsport-TCD, menghadirkan kejutan luar biasa setelah 13 tahun meninggalkan balap turing.

Putra kedua dari tiga bersaudara mantan Ketua IMI Kalimantan Timur, Roy Nirwan ini tampil sempurna dan finis di posisi terdepan baik di kelas ISTCR 3600 maupun ETCC. Double winner.

Di kelas Kejurnas ISTCR 3600, Ia menghadang juara nasional di kelas itu, Alvin Bahar yang turun dengan pacuan Honda Civic Type R.

Glenn hadir dengan Audi RS3 LMS spec TCR terbaru-nya dan start dari pole position hingga menghabiskan total 12 lap di depan Alvin. Penonton pun riuh memberi applaus kepada Glenn Nirwan yang juga juara kejurnas reli 2022 lalu di kelas M2.

Sebagai pereli nasional, tak heran kalau Glenn tak sulit untuk menjinakkan Audi RS3-nya, meski sudah nyaris 13 tahun baru turun balap lagi di pentas turing nasional.

Pengusaha muda asal Balikpapan ini dengan santun menyatakan kalau keunggulannya justru karena ditopang pacuan paten dan kerja keras dari sejumlah senior yang ikut membantunya.

“Kebetulan start di kelas 3600 Max ini memang sudah bagus dan sepanjang 12 lap bisa memimpin sampai finis. Tapi, semua tak lepas dari bantuan sejumlah pembalap senior seperti Mas Alvin Bahar yang beberapa kali memberi input, Mas Haridarma juga membantu memberi masukan. Terlebih Mas Rizal Sungkar yang tak putus membantu sejak awal. Terima kasih buat semua senior. Saya sekarang belajar kembali jadi semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” tutur Glenn yang meraih juara double di ISTCR 3600 dan ETCC ini kepada media, Selasa (7/3/2023).

Glenn Nirwan pun berharap di ISSOM putaran kedua nanti bisa bersaing lebih ketat lagi dengan sejumlah pembalap kawakan. seperti Alvin Bahar atau Budianto dan pembalap lain. ***

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU