7 July 2022
HomeBeritaKesraHari Buku Nasional, Rumah Baca Zhaffa Gelar Dongeng dan Tari

Hari Buku Nasional, Rumah Baca Zhaffa Gelar Dongeng dan Tari

SHNet, Jakarta-Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional yang jatuh setiap tanggal 17 Mei,  Rumah Baca Zhaffa menggelar kegiatan yang bertajuk gerak Dongeng dan Tari pada Jumat Sore, 20 Mei 2022 di Kampung Literasi Manggarai, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet Jakarta Selatan.

Kegiatan di hadiri kurang lebih 40 anak-anak. Sebagian besar adalah anak-anak yang ikut kegiatan bimbingan belajar gratis dan sanggar tari Rumah Baca Zhaffa. Acara ini menghadirkan dua pendongeng cilik Olive dan Hanna yang sarat akan prestasi baik didunia dongeng maupun menulis buku cerita. Selain itu juga tampil tari kreasi modern oleh anak-anak sanggar Rumah Baca Zhaffa. Tampak para penonton begitu senang dan antusia untuk mendengarkan dongeng.

Kegiatan dilaksanakan dengan tujuan untuk menumbuhkan kegemaran membaca pada anak-anak dalam membangun karakter dan kreatifitas. Pada kesempatan tersebut pendiri Rumah Baca Zhaffa, Yudy Hartanto, pada kata pembukanya mengajak para penonton untuk melihat keberanian dua pendongeng cilik itu tampil maju kedepan dan belajar untuk menumbuhkan kepercayaaan diri. “Kami berharap anak-anak nanti dapat mencontoh keberanian dua pendongeng yang akan tampil dan dapat belajar bagaiman mendongeng yang baik,” katanya lebih lanjut.

Ia juga mengatakan, melalui pelaksanaan hari buku nasional ini anak-anak akan semakin dekat dengan buku. Melalui dongeng dan tari yang dilakukan oleh anak-anak maka akan semakin mudah menyampaikan pesan tentang pentingnya membaca buku untuk menambah pengetahuan dan berkreatifitas. ‘Selain bisa sebagai hiburan, dongeng juga efektif menumbuhkan kebudayaan kegemaran membaca.

Sebagai pendongeng pertama adalah Hanna, tampil dengan penuh percaya diri dan ekspresif. Hanna bercerita tentang seorang anak kecil yang sangat mencintai buku bacaan. Dengan rajin membaca Aruna mendapat banyak pengatahuan dan pengalaman yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan. “Pesan yang disampaikan adalah agar anak-anak mulai rajin membaca buku untuk menambah wawasan,” kata Hanna yang juga pernah juara merupakan siswa terbaik dalam apresiasi siswa berprestasi tahun 2021.

Sementara itu Olive, sebagai pendongeng berikutnya menambah suasana semakin hangat. Sebelum mendongeng Olive mengajak bermain tebak-tebakan dan yang berhasil menebak mendapat hadiah. Dalam dongengnya, Olive membawakan dongeng tentang seekor naga biru kecil berwarna biru yang bernama Viero. Dia tinggal di negeri yang amat besar, tetapi sayang negeri itu benar-benar suram. “Naga lain di negeri naga tidak pernah tersenyum, mereka terlihat muram. Viero memutuskan untuk pergi…”, suara Olive bercerita.

Dalam sesi tari, empat orang anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini memukau anak-anak maupun orang tua  yang hadir menyaksikan. Dengan gerak yang atraktif dan lincah keempat anak ini melakukan tarian tradisional dengan musik modern. Tepuk tangan penonton begitu membuat suasana menjadi sangat meriah.

Berbagai kegiatan lainnya juga diadakan, seperti ular naga panjang, mewarnai dan pembagian makanan dari para donator. Ada juga pembagian buku mengenai mengelola kesehatan mental pada anak, bagaimana menghadapainya dan solusinya. Sebelum pulang anak-anak diberikan mainan dengan memilih mainanya sendiri sesuai yang mereka suka.

“Dengan penampilan dongeng dan mengikuti latihan tari serta dibiasakan tampil seperti ini, maka akan tumbuh kepercayaan diri pada anak-anak. Semoga  semakin banyak juga yang peduli terhadap anak-anak dalam memberikan ruang kegiatan dan juga menumbuhkan budaya membaca’, ujar Yudy dalam penutupan acara. (sur)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU