26 February 2024
HomeBeritaIndonesia vs Thailand, Laga Mempertahankan Asa ke Semi Final

Indonesia vs Thailand, Laga Mempertahankan Asa ke Semi Final

Jakarta-Laga Timnas Indonesia vs Thailand yang dipentaskan, Kamis Petang (29/12) di Stadion Gelora Bung Karno, merupakan laga mempertahankan asa ke semi final Piala AFF, 2022.

Pasalnya baik Timnas Indonesia maupun Thailand sudah mengemas nilai 6 dari dua partai yang dilakukan dengan jumlah selisih gol cukup jauh dibanding dengan Philipina dan Kamboja.

Pasukan yang ditukangi Shin Tae  yong, memiliki jumlah selisih gol 8, Thailand 9 dan Philipina yang sudah melakoni 3 pertandingan dengan nilai 3 jumlah selisih gol -1 serta Kamboja mengantongi nilai 3 dari 2 pertandingan,jumlah selisih gol 0 dan diklasemen berada di urutan 3.

Jadi partai Indonesia versus Thailand, ini hanya mencari siapa yang keluar sebagai juara grup A.  Sebenarnya, diatas kertas keduanya sudah mengantongi tiket semi final.

Makanya, Ricky Kambuaya dkk sebaiknya harus memenangkan partai lawan Tim Gajah Perang sehingga bisa memuncaki juara grup A. Jika kalah dari Thailand, maka pertandingan terakhir 2 Januari 2023 mendatang di Manila, Philipina melawan tuan rumah, Timnas harus bekerja keras. Tentu Philipina masih menggenggam asa melangkah ke semi final walaupun sudah tipis peluangnya, jika ingin menang dari Ricky Kambuaya dkk, harus  mencetak gol yang cukup banyak.

Sebaliknya, jika Thailand kalah dari Indonesia, Kamboja yang mengancam posisi satu tiket ke semi final, jika menang dalam dua laga sisa menghadapi Brunei Darussalam dan Thailand di Thailand (2/1/2023).

Tapi jika partai, Kamis petang ini berakhir dengan hasil imbang, maka kemungkinan Indonesia kebagian runner up dan Thailand menjuarai grup A. Artinya finis peluang  Kamboja dan Philipina.

Grup B Ketat
Pertarungan di grup B bakal lebih sengit dan ketat. Vietnam, Malaysia dan Singapura masing-masing mengantongi nilai 6. Tapi Vietnam dan Singapura sudah menyelesaikan masing-masing dua laga sedang Malaysia menyelesaikan 3 pertandingan.

Bagi Singapura harus bekerja ekstra keras jika ingin meraih salah satu tiket ke semi final. Dalam dua laga sisa yakni menjamu Vietnam, Jumat (30/12) di Stadion Jalan Besar  Singapura dan bertandang ke Stadion Nasional Bukit Jalil menghadapi tuan rumah Malaysia, Selasa (3/1/2023) minimal memetik nilai seri apalagi memenangkan  salah satu dari dua pertandingan itu berarti satu tiket sudah dalam genggaman.

Jadi bagi Singapura dua partai sisa itu adalah jalan terjal menuju ke semi final dan pertandingan itu adalah partai hidup mati.

Vietnam yang divaforitkan bakal melangkah ke semi final masih belum aman juga. Tuan rumah Singapura juga memiliki motivasi tinggi untuk mengalahkan Pemuncak klasemen grup B.

Meskipun dalam pertandingan akhir penyisihan menjadi tuan rumah menjamu Myanmar, Selasa (3/1). Vietnam tetap kerja keras dan jangan sampai kehilangan angka atau kalah, bisa-bisa melayang tiket semi final yang sudah dalam genggaman.

Tapi dari hasil pertandingan yang sudah dilakukan Vietnam , gawang Vietnam belum kebobolan dan mereka produktif mencetak gol yaitu 9 gol.

Nah bagaimana nasib Malaysia? .Tentu  tidak ada pilihan harus memetik point penuh melawan Singapura, di Stadion Nasional Bukit Jalil. Malaysia sudah menyelesaikan 3 pertandingan, dua kali menang dan sekali kalah.Malaysia dikalahkan Vietnam 0-3. Hanya butuh minimal bermain imbang dalam partai penghujung penyisihan. Dengan catatan Singapura dikalahkan Vietnam di laga, Jumat (30/12).

Jika skenario ini jadi kenyataan, maka satu tiket semi final ditentukan laga Malaysia Vs Singapura menutup fase penyisihan grup B.

Partai menghadapi Thailand petang ini, Pelatih Shin Tae yong tentu menurunkan tim terbaiknya, dimana beberapa pemain yang masuk starter eleven, diistirahatkan ketika membantai Brunei Darussalam 7-0. Mereka itu , Ricky Kambuaya, Jordi Amat, Arhan dll. Sehingga ketika menghadapi juara bertahan Thailand, pemain-pemain pasukan Garuda dalam kondisi bugar apalagi didukung penonton fanatik di Stadion Gelora Bung Karno semakin menambah energy positip pasukan Shin Tae yong.

Sementara Thailand tentu memiliki motivasi yang sama untuk memenangkan partai penting ini. Jika melihat penampilan tim yang diarsiteki Polking, mereka bermain memanfaatkan lebar lapangan. Dua bek ,Arhan dan Asnawi Mangkualam harus fokus dan disiplin menjaga daerah dari gempuran pemain2 Thailand yang memiliki mobilitas tinggi serta melakukan rotasi  cukup baik di lapangan.

Dua tim bakal main terbuka dan menekan kemudian cepat kembali mengawal daerah pertahanan saat kehilangan bola. Faktor disiplin dan fokus bagi tim tuan rumah sangat berperan nanti sore. Egy, Spaso dan Witan didepan harus pandai-pandai mencari peluang atau menciptakan ruang bagi Mark Clok ,Ricky Kambuaya dan Ferdinan untuk masuk menekan pertahanan Thailand.  (Eddy Lahengko)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU