25 February 2024
HomeBudayaKatalisasi Visi Indonesia 2045, Ribuan Pemain Strategis se-Indonesia dalam 'The Futurist Summit...

Katalisasi Visi Indonesia 2045, Ribuan Pemain Strategis se-Indonesia dalam ‘The Futurist Summit 2023’

SHNet, JAKARTA – Pijar Foundation siap menggelar The Futurist Summit, konferensi bertema futuris pertama di Indonesia, pada 12 Desember 2023 di Ciputra Artpreneur, Jakarta. The Futurist Summit menghadirkan suguhan unik diskusi panel berbalut pertunjukan teater dan akan mengkatalisasi kolaborasi lebih dari 1.100 pemain strategis dari berbagai sektor dan generasi se-Indonesia untuk visi Indonesia 2045.

2045 merupakan tonggak penting untuk masa depan bangsa Indonesia, dimana Indonesia diharapkan menjadi negara maju dengan pertumbuhan merata dan berkelanjutan. Saat ini, ekonomi Indonesia cukup stabil, namun stagnan di kisaran angka 5%. Padahal, untuk menjadi negara maju, Indonesia memerlukan pertumbuhan di atas angka 7%.

Indonesia perlu bergerak lebih cepat mengoptimalisasi produktivitas talenta dan peluang ekonomi inovatif, serta menghilangkan ego sektoral yang seringkali menghambat kebijakan publik progresif.

Hingga rilis ini diturunkan, The Futurist Summit sudah menerima pendaftaran lebih dari 3.000 pemain strategis. Mereka adalah figur kunci dari berbagai lembaga pemerintah, swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), jaringan modal ventura, perusahaan rintisan, serta akademisi. Dari seluruh pendaftar tersebut, hanya 1.100 yang kemudian dipilih untuk bergabung langsung dalam kesempatan unik ini.

“Masa depan adalah hari ini; pencapaian visi Indonesia 2045 ditentukan talenta, inovasi, dan kebijakan publik kita dari hari ini. Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis di kancah dunia dan tidak pernah kekurangan manusia yang cerdas dan inovatif. Namun, Indonesia seringkali terhambat ego-sektoral dan gagalnya suksesi generasi. The Futurist Summit menjadi wadah katalisasi sinergi antara 1.100 pemain strategis bangsa Indonesia dari multisektor dan multigenerasi yang berperan penting dalam mendefinisikan masa depan kita,” jelas Ferro Ferizka, Direktur Eksekutif Pijar Foundation.

The Futurist Summit 2023 akan menyuguhkan tiga panel. Panel pertama akan membedah arah masa depan Indonesia di tengah tensi geo-ekonomi global. Panel kedua akan membahas strategi pengembangan talenta dan ekonomi inovasi. Terakhir, panel ketiga akan menghadirkan diskusi mengenai keberlangsungan lingkungan dari sisi pemerintah serta pelaku industri. Selain itu, The Futurist Summit juga menghadirkan kesempatan berjejaring strategis menuju aksi-aksi kolaborasi nyata.

“Kami sangat bersemangat melihat antusiasme serta kualitas para pendaftar individu maupun dari institusi yang mengirimkan insan-insan terbaik mereka. Kami percaya bahwa masa depan Indonesia berada di tangan yang tepat. Kami sangat menantikan rencana aksi dan gerakan yang akan muncul dari inisiatif penting ini,” tambah Wishnutama Kusubandio selaku Dewan Penyantun (Board of Trustees) Pijar Foundation kepada media, Kamis (7/12/2023).

Dalam penyajiannya, The Futurist Summit mendefinisikan ulang konferensi di Indonesia, menggabungkan diskusi yang mendalam tentang masa depan Indonesia dengan pertunjukan seni dari Teater Pandora. Dengan menjelajahi berbagai isu dari perspektif pandangan luas untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif, konferensi ini bertujuan untuk mengidentifikasi blind spot dan memicu percakapan serta aksi lebih lanjut.

The Futurist Summit akan menghadirkan berbagai pembicara terkemuka seperti Mari Elka Pangestu (Mantan Direktur Pelaksana, Kebijakan Pembangunan dan Kemitraan Bank Dunia), Dito Ariotedjo (Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia), Shinta Widjaja Kamdani (Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia), KGPAA Mangkunegoro X, Jefrey Joe (Co-Founder & General Partner Alpha JWC Ventures), Darmawan Prasodjo (Direktur Utama PT PLN), Diaz Hendropriyono (Staf Khusus Presiden RI), dan Patrick Walujo (CEO GoTo Group)[1] .

Selain pertunjukan teater dan diskusi panel, The Futurist Summit 2023 akan menghadirkan sesi Lunch & Learn, dimana partisipan bisa memperoleh ilmu baru dari para praktisi industri dan tim Pijar Foundation.  (Non)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU