14 April 2024
HomeBeritaKetika Kasus Firli Bahuri Lambat dan Jalan di Tempat, Ini Penjelasan Karopenmas...

Ketika Kasus Firli Bahuri Lambat dan Jalan di Tempat, Ini Penjelasan Karopenmas Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko

(Ist)

SHNet, Jakarta – Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, saat ini penyidik Polda Metro Jaya masih terus melakukan proses penyidikan terhadap kasus mantan Ketua KPK, Firli Bahuri dalam kasus dugaan pemerasan mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo.

” Proses pemeriksaan secara simultan masih berkelanjutan, ” ujar Trunoyudo, Selas (5/3/2023).

Menurut Trunoyudo, penyidik akan melakukan langkah hukum untuk memenuhi prasyarat P-19. Untuk itu, penyidik akan terus berkoordinasi dalam menuntaskan perkara itu dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Tentunya penyidik akan melakukan langkah-langkah pemenuhan P-19 tersebut dan juga akan selalu berkordinasi dalam pemenuhan P-19 dengan jaksa penuntut umum,” katanya.

Seperti diketahu, tiga mantan pimpinan KPK yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil melayangkan surat permohonan penahanan Firli. Surat itu dilayangkan Ketua KPK periode 2011-2015 Abraham Samad, Wakil Ketua KPK periode 2007-2011 Mochammad Jasin dan Wakil Ketua KPK periode 2015-2019 Saut Situmorang pada Jumat (1/3/2024) lalu di Mabes Polri.

Ada pula eks penyidik KPK Novel Baswedan, Peneliti ICW Kurnia Ramadhana, dan Ketua PBHI Julius Ibrani. Samad menjelaskan, penanganan kasus Firli justru terkesan lambat dan berjalan di tempat. Apalagi, penyidik belum melakukan tindakan penahanan terhadap Firli.

“Maksud kedatangan kita pertama-tama kita melihat bahwa kasus Firli Bahuri ini sudah cukup lama. Oleh karena ini, kita melihat kasus ini kelihatannya berjalan di tempat,” ujar Samad, Jumat (1/3/2024).

“Kenapa kita katakan berjalan di tempat, karena sampai hari ini kita lihat enggak ada progres yang menunjukkan kemajuan yang signifikan, misalnya harusnya dilakukan penahanan,” kata dia. (mayhan)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU