16 June 2024
HomeBeritaPariwisataMasyarakat Antusias Menyaksikan Pesta Rakyat Festival Pesona Aekhula 2024

Masyarakat Antusias Menyaksikan Pesta Rakyat Festival Pesona Aekhula 2024

SHNet, Nias Barat – Pada hari kedua Festival Pesona Aekhula ( FPA) 2024, menggelar lomba permainan tradisional Nias Barat antara kain, permainan enggrang beregu, pencak silat dan lomba tari daerah Nias Barat dan tari kreasi, grand final real voice serta festival kerajinan tangan dan penilaian stand UMKM.

Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu mengaku bangga dan senang melihat antusias masyarakat menyaksikan pesta rakyat ini.

“Saya sangat bangga dan bersemangat melihat masyarakat saya begitu antusias mendukung kegiatan nasional ini,” ujarnya pada Festival Pesona Aekhula ( FPA) di Pantai Gu’u Sirombu, Kamis (24/5).

Atraksi pencak silat (Dok. Ida Lumongga)

Dipaparkan, acara ini sangat berdampak positif, selain saling berkunjung, ada pertumbuhan ekonomi di antara masyarakat. “Geliat ekonomi rakyat itu berputar cepat ketika ada kegiatan ini,” kata Khenoki.

Bupati berharap, dengan kemasan dari kegiatan yang dihadirkan , kedepannya akan bisa lebih tingkatkan agar memikat minat wisatawan luar Nias Barat untuk berkunjung.

Ia mengatakan, masyarakat yang hadir di setiap acara akan semakin banyak, dan bahkan dirinya juga akan tetap hadir untuk mendukung acara tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Nias Barat Sozanolo Daeli, mengatakan, lomba hari ini memasuki babak final untuk semua jenis lomba. Pasalnya beberapa hari laku sudah dilaksanakan kurasinya.

Sozanolo Daeli dalam pembukaanya berpesan agar semua peserta lomba agar mengikuti aturan dan mengedepankan sportivitas. Selain itu, untuk teknis pelaksanaan lomba akan tetap berpedoman petunjuk dan teknis (juknis) dan dewan juri. Serta dimohon juga juri untuk lebih teliti untuk pelaksanaan ini, agar tidak ada yang dikesampingkan dan mengecewakan. Oleh karena itu kerja sama dengan tim, panitia, juri dan peserta diperlukan.

“Ini kan pesta rakyat, maka kita harus memberikan dan menerima hasil yang diraih, apapun keputusannya, itu yang terbaik bagi kita semua,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Panitia lomba yang juga menjadi Juri pencak Silat, Firman Gule berpesan untuk pesilat agar tetap menjaga inti dari sebuah pencak silat, karena pencak silat memiliki nilai luhur dari pencak silat tersebut.
Menurutnya silat itu ada dua jenis, yakni pencak silat festival dan pencak silat pertandingan.
Dimana setiap perguruan memiliki ciri khas masing masing perguruan pencak silat.

Untuk lomba kali ini, tambahnya, panitia akan melihat setiap peserta yang permainannya paling baik, dan nantinya akan dibina dan dijadikan wakil Nias Barat di event di Sumatra Utara.

Sementara peserta lomba yang menjadi juara pencak sikat hari ini, akan menunjukkan penampilan mereka pada acara penutupan FPA 2024 tanggal 26 Mei mendatang.

Lomba tari tradisional (Dok.Ida Lumongga)

Sementara lomba grand final tari tradisional dan tari kreasi, yang diikuti sekitar 15 sanggar tari yang berada di Nias Barat dan juga dari daerah sekitar pulau Nias.

Sementara untuk pemenang lomba tari dan stand terbaik akan diumumkan pada hari terakhir tanggal 26 Mei mendatang. (Stevani Elisabeth)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU