20 May 2024
HomeBeritaPariwisataMenparekraf Dorong Penguatan Jejaring Pelaku Ekraf Kota Solo

Menparekraf Dorong Penguatan Jejaring Pelaku Ekraf Kota Solo

SHNet, Surakarta– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif di Kota Solo untuk terus memperkuat kolaborasi dan jejaring antar sesama dalam upaya mendorong terciptanya peluang usaha dan lapangan kerja di kalangan masyarakat.

Menparekraf Sandiaga saat hadir di acara Kelana Nusantara yang berlangsung di Ono Solo Coffee, Kota Surakarta, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dihadirkan Kemenparekraf/Baparekraf dalam mendorong penguatan kolaborasi/jejaring di antara para pelaku ekonomi kreatif di Kota Solo.

(Dok. Biro Komunikasi Kemenparekraf)

Kelana Nusantara merupakan forum atau wadah untuk menampung aspirasi dari bawah atau dikenal dengan istilah bottom up yang kemudian hasilnya nanti dijadikan bahan masukan dan evaluasi dalam perumusan kebijakan.

“Kelana Nusantara ini hadir untuk memberikan semangat kepada pelaku UMKM kreatif. Kami ingin mendorong serta memperkuat jejaring dan kolaborasi dari para pelaku ekonomi kreatif,” kata Menparekraf Sandiaga.

Solo atau yang secara administratif juga disebut sebagai Surakarta telah dikenal sebagai salah satu kota kreatif terbaik tanah air. Yakni dengan kuliner, kriya, dan seni pertunjukan sebagai subsektor unggulan.

(Dok. Biro Komunikasi Kemenparekraf)

Kota Surakarta sebelumnya juga telah masuk sebagai UNESCO Creative Cities Network (Jaringan Kota Kreatif UNESCO) untuk kategori kerajinan dan kesenian rakyat.

“Inilah yang harus terus dipertahankan. Kita melihat produk-produk ekonomi kreatif di Kota Solo juga luar biasa,” kata Sandiaga.

Menparekraf pun berpesan agar branding dari Kota Solo sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network dapat terus diperluas. Hal ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan.

“Saya titip pesan kepada Pak Wali (Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka) dan jajarannya agar branding UNESCO ini juga bisa terlihat di spot-spot yang baik mulai dari bandara, stasiun kereta, sampai juga nanti di destinasi wisata. Harapannya seperti itu,” ujar Sandiaga. (Stevani Elisabeth

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU