İstanbul escort bayan sivas escort samsun escort bayan sakarya escort Muğla escort Mersin escort Escort malatya Escort konya Kocaeli Escort Kayseri Escort izmir escort bayan hatay bayan escort antep Escort bayan eskişehir escort bayan erzurum escort bayan elazığ escort diyarbakır escort escort bayan Çanakkale Bursa Escort bayan Balıkesir escort aydın Escort Antalya Escort ankara bayan escort Adana Escort bayan

24 February 2024
HomeBeritaPariwisataMenparekraf Dorong Peningkatan Kapasitas Pelaku Parekraf Jelang Libur Nataru

Menparekraf Dorong Peningkatan Kapasitas Pelaku Parekraf Jelang Libur Nataru

SHNet, Bandung – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong peningkatan kapasitas dan pelayanan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) jelang libur Natal dan tahun baru.

Menparekraf Sandiaga saat menjadi narasumber Capacity Building Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pemangku Kepentingan Wisata Minat Khusus, di Yayasan Pusat Kebudayaan (YPK) Kota Bandung, Kamis (14/12/2023) menjelaskan, para pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner, fesyen, dan kriya perlu didorong dan difasilitasi agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan mampu menarik minat wisatawan.

“Kita upskiling dan reskilling kemampuan para pelaku ekonomi kreatif di Bandung. Tadi ada beberapa produk yang saya temui, ada fesyen, kuliner, dan lainnya. Menurut data yang kami peroleh dari www.tiket.com, masyarakat yang bergerak ke Jawa Barat saat libur Natal dan tahun baru ini didorong oleh wisata kuliner, wisata belanja, dan destinasi-destinasi harus melengkapkan destinasinya dengan produk-produk UMKM, kuliner, dan belanja,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga menjelaskan, wisata kuliner dan wisata belanja merupakan spektrum wisata minat khusus, dimana dalam menjalankan aktivitas wisatanya, wisatawan didorong untuk menyalurkan hobi dan ketertarikan tertentu.

(Dok. Biro Komunikasi Kemenparekraf)

“Hobi makan dan hobi belanja ini misalnya. Wisata minat khusus diharapkan akan membawa manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat, dengan spending yang besar dan length of stay yang lebih lama bagi wisatawan,” ujarnya.

Selain itu, Menparekraf Sandiaga mengatakan, keberadaan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif sangatlah penting, membuka lapangan pekerjaan, dan membantu perekonomian masyarakat. Pariwisata dan ekonomi kreatif mencerminkan kemandirian dalam menumbuhkan semangat berwirausaha.

“Kami juga berkolaborasi dan mengapresiasi Yayasan Pusat Kebudayaan (YPK) ini karena sudah bisa menyediakan ruang dan peluang termasuk produk-produk ekonomi kreatif untuk teman-teman disabilitas agar bisa menampilkan karya-karyanya. Mereka ini memiliki kelebihan di bidang kreativitas, totalitas, dan kualitas di bidang ekonomi kreatif, untuk itu saya mendukung dan ini menjadi bagian dari kehadiran pemerintah dalam menyentuh secara inklusif lapisan masyarakat yang ingin beraktivitas khususnya di bidang ekonomi kreatif,” ujarnya. (Stevani Elisabeth)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU