29 May 2024
HomeBeritaKesraMSD Indonesia Gelar #NgobrolinHPV, Edukasi Masyarakat Seputar Kanker Serviks dan pencegahannya

MSD Indonesia Gelar #NgobrolinHPV, Edukasi Masyarakat Seputar Kanker Serviks dan pencegahannya

SHNet, Jakarta – Kanker leher rahim (serviks) merupakan kanker yang paling umum dan menempati peringkat keempat di dunia.

Data WHO menyebutkan tingkat kejadian dan kematian akibat kanker serviks tertinggi ada di negara-negara berkembang termasuk Indonesia.

Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, kanker serviks yang disebabkan oleh infeksi HPV
merupakan salah satu jenis kanker dengan jumlah kasus baru tertinggi di Indonesia dengan jumlah 36.964 kasus baru.

MSD Indonesia (nama dagang Merck & Co., Inc., Rahway, N.J., USA)
perusahaan biofarmasi global yang berfokus dalam penelitian dan pengembangan obat-obatan
inovatif dan vaksin menggelar acara bertajuk #NgobrolinHPV Live!: Night at the Library di Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Kamis (25/04/2024).

Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan memperluas pemahaman masyarakat tentang Human Papillomavirus (HPV), serta mendorong dimulainya dialog terbuka antar masyarakat Indonesia mengenai bahaya infeksi HPV serta cara pencegahannya.

HPV merupakan penyebab berbagai penyakit, salah satunya kanker serviks. Selain kanker serviks, infeksi HPV juga dapat menyebabkan penyakit berbahaya lainnya, seperti kanker anus, kanker penis dan kutil kelamin yang juga bisa menyerang laki-laki.

Dalam sambutannya, Managing Director MSD Indonesia, George Stylianou mengatakan, “Kami percaya bahwa setiap individu memiliki hak yang sama untuk mendapatkan informasi yang kredibel terkait kesehatan, tak terkecuali mengenai HPV dan kanker serviks.
Besar harapan kami, melalui acara ini masyarakat dapat menjadikan HPV sebagai topik obrolan sehari-hari dan tidak lagi dipandang tabu. Dengan mendobrak stigma tabu tersebut informasi
yang tepat dan akurat akan menjangkau lebih banyak orang dan menggugah kesadaran untuk melakukan langkah-langkah perlindungan prevenif seperti vaksinasi HPV dan skrining. Mari
bersama-sama kita wujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, dan bebas dari kanker serviks.”

Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementrian Kesehatan RI, dr. Prima Yosephine, MKM
menyampaikan, “Pada tahun 2023 pemerintah telah mengumumkan Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Serviks, tentu saja kami tidak bisa berjuang sendiri tanpa bantuan berbagai pihak untuk mengeliminasi kanker serviks di Indonesia. Acara hari ini adalah salah satu bentuk
dukungan nyata untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya melakukan pencegahan penyakit terkait infeksi HPV. Bertepatan dengan Pekan Imunisasi Dunia (PID) tahun ini saya ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan melengkapi vaksinasi, salah satunya yaitu HPV. Karena dengan melakukan vaksinasi kita dapat
mencegah berbagi penyakit dengan aman dan efektif.”

Dalam acara #NgobrolinHPV Live Night at the Library, dr. Hanny Nilasari, Sp.D.V.E., Subsp.Ven., Dokter Spesialis Dermatologi Venerelogi dan Estetika Konsultan Venerologi menyampaikan, “HPV dibagi menjadi dua golongan yaitu High Risk dan Low Risk. Pada golongan high risk dapat menyebabkan berbagai penyakit yang dapat beresiko fatal atau mematikan, salah satunya yaitu kanker serviks. Jika kita merujuk kepada data insidensi kanker serviks di asia tenggara dari GLOBOCAN, Indonesia berada di peringkat pertama dimana ada 2 wanita meninggal setiap jam dan 100 kasus baru kanker serviks setiap.
Sedangkan golongan yang low
risk, infeksi HPV dapat menyebabkan kutil kelamin.”

Di kesempatan yang sama dr. Hanny menegaskan “Baik pria maupun wanita dapat terinfeksi HPV, maka dari itu vaksinasi HPV merupakan langkah preventif penting untuk menurunkan angka
risiko terinfeksi HPV. Orang yang aktif secara seksual memiliki risiko yang lebih tinggi, terutama jika mereka memiliki banyak pasangan seksual. Selain itu, individu yang tidak divaksinasi juga memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi HPV karena tidak terlindungi,” tegasnya lagi.

Pada acara #NgobrolinHPV Live!, dr. Hanny mengajak masyarakat Indonesia untuk berhenti menganggap topik tentang seksualitas tabu untuk dibicarakan, agar informasi lengkap terkait pencegahan HPV dapat diketahui oleh lebih banyak orang, “Stigma terkait dengan topik
seksualitas dan ketabuan juga dapat menjadi hambatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait HPV. Padahal HPV ini dapat dicegah dengan 2 cara yaitu Vaksinasi HPV dan
skrining rutin dengan pap smear.” kata dr. Hanny.

Event #NgobrolinHPV Live! Yang diselenggarakan oleh MSD Indonesia bertujuan agar masyarakat mulai paham dalam mencari informasi dan tidak lagi merasa tabu dengan kesehatan
organ seksualitas untuk pencegahan infeksi HPV terutama kanker serviks.

Selain talkshow tentang HPV dan bahaya infeksi HPV, acara ini juga menghadirkan diskusi informatif serta penyampaian pesan-pesan penting terkait kesehatan yang disampaikan langsung oleh Edukator #NgobrolinHPV Maudy Ayunda dan dipandu oleh Iyas Lawrence.

“Dengan melakukan vaksinasi dan skrining rutin, setidaknya kita bisa mengurangi satu kecemasan akan kanker serviks. Jadi aku berharap dengan adanya #NgobrolinHPV, semua orang dapat menyebar luaskan informasi dan kepedulian mengenai penyakit terkait HPV. Let’s talk about HPV with your loved ones. Let’s protect the future and get vaccinated!,“ ucap Maudy
Ayunda selaku Edukator HPV #NgobrolinHPV.

Selain menghadirkan Maudy Ayunda, #NgobrolinHPV Live!: Night at the Library ini juga menghadirkan HiVi dan dihadiri oleh sejumlah influencer perempuan. (Stevani Elisabeth)

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU