İstanbul escort bayan sivas escort samsun escort bayan sakarya escort Muğla escort Mersin escort Escort malatya Escort konya Kocaeli Escort Kayseri Escort izmir escort bayan hatay bayan escort antep Escort bayan eskişehir escort bayan erzurum escort bayan elazığ escort diyarbakır escort escort bayan Çanakkale Bursa Escort bayan Balıkesir escort aydın Escort Antalya Escort ankara bayan escort Adana Escort bayan

25 February 2024
HomeBeritaSurya Darmadi Sesalkan Kejaksaan Yang Menekan Lawyer Perusahaan

Surya Darmadi Sesalkan Kejaksaan Yang Menekan Lawyer Perusahaan

Surya Darmadi di PN Jakarta Pusat, saat bacakan pleidoi, Kamis (16/2/2023) (ist)

SHNet, Jakarta – Terdakwa Surya Darmadi menilai kasus dugaan korupsi dan pencucian uang dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit yang dilakukan oleh PT Duta Palma terkesan dipaksakan.

Menurut dia, sejak awal perkara itu seharusnya tak diproses karena dia berencana mengajukan praperadilan atas penetapan status tersangka oleh kejaksaan.

Surya Darmadi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus menyerobot lahan negara di Indragiri Hulu seluas 37.095 hektare. Lahan itu diduga digunakan oleh sejumlah perusahaan Surya sejak 2003 hingga 2022 secara ilegal. Saat itu, kerugian negara dalam kasus korupsi ini ditaksir mencapai Rp 78 triliun.

“Yang sangat saya sesalkan dan keberatan tindakan kejaksaan yang telah menekan bagian legal/lawyer perusahaan saya yang mengajukan praperadilan. Di mana pada saat proses praperadilan sedang berjalan, bagian legal saya dan lawyer dipaksa mencabut praperadilan dengan alasan legal/lawyer tersebut diancam pidana dengan pasal menghalang-halangi proses hukum, apabila tidak dicabut praperadilan maka bagian legal/lawyer tersebut akan diproses hukum,” ujar Surya Darmadi saat membacakan pledoi di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (16/2/2023).

Atas dasar itu, dia meminta majelis hakim memutus perkara dugaan korupsi dan pencucian uang dalam kegiatan usaha perkebunan yang dilakukan PT Duta Palma berdasarkan fakta.

“Saya yakin dan percaya bapak dan ibu hakim yang mulia akan mengambil keputusan berdasarkan fakta dan keyakinan yang tidak dipengaruhi oleh siapa pun dan tetap menjunjung kebenaran dan keadilan,” kata dia.

Dia menambahkan Indonesia akan hancur jika Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker) tidak diterapkan dan masih terdapat aturan hukum yang tumpang tindih.

“Ini negara hancur kalau UU Ciptaker tidak diberlakukan dan tumpang tindih (aturan,-red),” ujar Surya Darmadi. (mayhan)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU