22 May 2024
HomeBeritaInternasionalWaduh Mengerikan, Mesir Diserbu Kalajengking, Ratusan Orang Dirawat di Rumah Sakit

Waduh Mengerikan, Mesir Diserbu Kalajengking, Ratusan Orang Dirawat di Rumah Sakit

SHNet, Jakarta – Lebih dari 500 orang dirawat di rumah sakit akibat sengatan kalajengking di Mesir selatan setelah badai memaksa makhluk itu keluar dari tempat persembunyiannya dan masuk ke dalam rumah, media pemerintah melaporkan.

Selama akhir pekan, provinsi Aswan dilanda hujan yang jarang, hujan es dan guntur yang menewaskan tiga orang, kata gubernur Ashraf Attia. Namun, mereka yang disengat kalajengking diberi dosis antibisa dan kemudian dipulangkan.

Dilansir The Guardian, penjabat menteri kesehatan Khalid Abdel-Ghafar mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa tidak ada kematian yang dilaporkan akibat sengatan kalajengking.

Foto dan rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan jalan-jalan yang terendam banjir dan rumah, kendaraan, dan pertanian pertanian yang rusak. Kelas-kelas sekolah ditangguhkan dan pemadaman listrik dilaporkan di seluruh wilayah. Lalu lintas laut di Sungai Nil juga dihentikan sementara, dan jalan ditutup selama badai pada hari Jumat sebelum dilanjutkan kembali pada hari Sabtu.

Dokter ditarik dari cuti tahunan dan rumah sakit disiagakan tinggi, harian Al-Ahram melaporkan Ehab Hanafy, wakil menteri kesehatan di Aswan, mengatakan.

Kementerian Kesehatan meyakinkan publik bahwa itu memiliki dosis anti-bisa yang cukup, dengan lebih dari 3.000 tersedia di Aswan. Dosis ekstra dikirim di dekat daerah pegunungan dan gurun, kata Hanafy.

Mereka yang disengat kalajengking mengatakan gejala mereka termasuk sakit parah, demam, berkeringat, muntah, diare, tremor otot, dan kepala berkedut.

Pegunungan Aswan adalah rumah bagi kalajengking ekor gemuk Arab, atau Androctonus crassicauda, ​​yang diterjemahkan dari bahasa Yunani menjadi “pembunuh manusia” , Al Jazeera melaporkan. Mereka dianggap sebagai kalajengking paling berbahaya di dunia, dengan racun yang sangat beracun tetapi hanya menyebabkan beberapa kematian manusia dalam setahun. (Tutut Herlina)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU