SHNet, Jakarta— Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengapresiasi Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) yang konsisten memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan perempuan.
Terlebih organisasi perempuan adalah mitra penting pemerintah dalam menjadikan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan secara berkelanjutan di kawasan dan di dunia.
Demikian disampaikan Wapres dalam sambutan virtual saat membuka resmi Asean Confederation Of Woman’s Organization (ACWO) Forum and Expo 2023 yang berlangsung di Gedung Smesco, Jakarta, kemarin.
Menurut Wapres, perempuan memegang peran penting dalam memajukan dan menyejahterakan negara anggota ASEAN dan di kawasan ASEAN.
Dikatakan, melalui wadah organisasi forum, perempuan dapat berkontribusi dengan cara saling bertukar pengetahuan, pemikiran dan pengalaman.
Selain itu, memperkuat persahabatan dan saling mendukung dalam menghadapi tantangan yang menghambat upaya tersebut.
Kegiatan tersebut dihadiri Presiden ACWO Dr Cecilia M Dy, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga, Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo, Ketua Panitia ACWO Forum and Expo Hadriani Uli Silalahi dan lainnya.
ACWO Forum and Expo 2023 melibatkan delegasi dari 10 negara anggota ASEAN, satu negara observer yakni Timor Leste, 3 negara anggota W20 yakni Rusia, India dan Italia serta 1000 peserta perwakilan organisasi dan komunitas perempuan.
Menurut Wapres, kerjasama antar organisasi perempuan harus terus diperkuat untuk memastikan kesetaraan akses yang dimiliki perempuan terhadap pendidikan, kesempatan bekerja dan berusaha, maupun fasilitas Kesehatan.
Dalam forum yang diselenggarakan oleh Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) tersebut, Wapres mengatakan, organisasi perempuan berada pada garda terdepan dalam pengarusutamaan isu-isu keadilan gender, dan implementasi kebijakan terkait pemberdayaan ekonomi perempuan, pembangunan yang inklusif.
“Serta partisipasi politik dan kepemimpinan perempuan, baik di tingkat nasional, maupun di ASEAN,” sebut Wapres.
Wapres menilai kemajuan perempuan hal yang vital mengingat ketangguhan perempuan saat terpaan pandemi Covid-19 dinilai menjadi penggerak roda perekonomian melalui usaha mikro, kecil dan menengah.
“Perempuan merupakan kunci pembangunan keluarga. Perempuan merawat keluarga yang merupakan fondasi bagi terbangunnya masyarakat ASEAN yang kokoh. Kaum perempuan juga memainkan peran kunci dalam mengajarkan dan menebarkan nilai-nilai moderasi kepada generasi muda, yang dimulai dari keluarga,” ujarnya.
Wapres berharap kegiatan ACWO Forum and Expo 2023 dapat memberikan banyak manfaat bagi perempuan di ASEAN.
Ia berharap forum dan expo ini menjadi ajang nyata bagi pemberdayaan perempuan ASEAN, serta memperkuat kapasitas dan jaringan kerja sama pelaku UMKM di ASEAN
“Tentunya juga mendukung ASEAN untuk terus menjadi kawasan yang damai, sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo dalam sambutannya mengatakan kegembiraannya melihat antusiasme peserta ACWO Forum and Expo 2023.
Antusiasme ini antara lain bisa dilihat dari jumlah peserta yang melebihi kuota. Dari delegasi luar negeri hadir 80 orang peserta.
“Sementara itu, dari Indonesia ada 1000 perwakilan organisasi baik anggota Kowani maupun organisasi mitra,” katanya.
Menurutnya, ACWO 2023 memiliki peluang untuk berkolaborasi antar organisasi perempuan di negara-negara ASEAN.
Selain itu, dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para peserta sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan memotivasi para perempuan Indonesia.
Dalam rangkaian ACWO 2023 ini pihaknya juga melakukan perjanjian kerjasama dengan Italia terkait pemberdayaan perempuan di bidang pendidikan.
Kerjasama juga dilakukan dengan Rusia terkait program beasiswa, yang akan dimulai pada 2024 mendatang.
“Kita juga melakukan perjanjian kerjasama antara Italia, yaitu pemberdayaan perempuan di bidang pendidikan.”
Pendidikan yang dimaksud yaitu pembuatan sepatu dan tas dari kulit. Diberikan secara gratis.
“Sedangkan dengan pemerintahan Rusia perempuan Indonesia diberikan kesempatan program beasiswa. Mulai 2024 ada secara regular,” kata Giwo.
Lebih lanjut Giwo menjelaskan, kegiatan yang bertema “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth” itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perempuan dan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perempuan di lingkungan ASEAN.
ACWO Forum and Expo 2023 berlangsung 24-26 Oktober 2023. Sejumlah agenda telah disiapkan antara lain seminar dan forum diskusi.
ACWO Expo juga menampilkan UMKM binaan Kowani dan UMKM negara anggota ASEAN, gelar seni budaya, penanaman pohon bakau dan kunjungan wisata seputar Jakarta. (Stevani Elisabeth)