30 January 2023
HomeBeritaEkonomiWaspada, Kejahatan Siber Mengintai Saat Bertransaksi Digital

Waspada, Kejahatan Siber Mengintai Saat Bertransaksi Digital

SHNet, Palangka Raya — Transaksi keuangan di era sekarang ini sudah bisa dilakukan secara digital melalui ragam platform, seperti dompet digital maupun lokapasar.

Meningkatnya transaksi keuangan secara elektronik patut dibarengi dengan kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan siber yang mengincar uang para korban. Oleh karena itu, keamanan menggunakan perangkat digital harus terus ditingkatkan.

Hal itu menjadi pembahasan dalam webinar yang mengambil tema “Mudahnya Transaksi Digital
dengan Uang Elektronik”, Jumat (2/12) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang
diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi
Digital (GNLD) Siberkreasi.

Narasumber dalam webinar ini adalah Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur Rocky Prasetyo Jati; Head of Digital Marketing Chronox Idul
Futra alias Lim Sau Liang; serta Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro Astini Kumalasari.

Berdasar definisinya, uang elektronik diartikan sebagai alat pembayaran yang memenuhi
unsur-unsur sebagai berikut, yakni diterbitkan atas dasar nilai uang yang disetor terlebih dahulu
kepada penerbit uang elektronik; nilai uang disimpan secara elektronik dalam suatu media tertentu; serta nilai uang elektronik yang dikelola oleh penerbit bukan merupakan simpanan sebagaimana yang dimaksud dalam undang-undang tentang perbankan.

Berdasar data dari Bank Indonesia, transaksi uang elektronik dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada 2012, misalnya, saat itu nilai transaksi uang elektronik sebesar Rp 1,97 triliun.

Namun, nilainya terus melonjak menjadi Rp 204,91 triliun di 2020 lalu dan naik lagi menjadi Rp
305,44 triliun pada 2021 lalu.

“Pemakaian uang elektronik kian digemari karena pembayaran bisa dilakukan dari jarak jauh,
tidak repot membawa banyak uang tunai (cash), membuat transaksi dilakukan lebih cepat, serta
bisa digunakan untuk berbagai pembayaran, misalnya untuk pembayaran tagihan listrik, air, BPJS, asuransi, pajak, atau pembayaran telepon,” kata Idul Futra.

Rocky menambahkan, seiring pesatnya perkembangan teknologi digital, penggunaan layanan
keuangan online turut meningkat. Dari responden oleh sebuah survei dengan rentang usia 16-64 tahun yang memiliki setiap jenis layanan keuangan digital, sebanyak 28,8 % menggunakan situs perbankan maupun aplikasi seluler setiap bulannya. Lalu, sebanyak 21,6 % menggunakan layanan mobile payment, seperti Apple Pay, Gopay, Shopee Pay, Ovo, atau Dana. Kemudian, ada 16,4 % yang memiliki segala mata uang kripto.

Lantaran kemudahan dan kepraktisannya, uang elektronik digunakan oleh 60,6 % responden dalam survei yang sama untuk membeli produk atau layanan online. Kemudian, ada 43,3 % menggunakan layanan pay later; sebanyak 36 % belanja di loka pasar; serta sisanya untuk membeli barang bekas atau menggunakan layanan online price comparison,” ujar Rocky.

Agar aman dalam bertransaksi keuangan secara digital, menurut Astini Kumalasari, pengguna sebaiknya tidak menggunakan jaringan Wi-Fi publik agar aman dari peretasan. Lalu, jangan sembarangan meng-klik tautan yang tidak jelas asal-usulnya. Setiap transaksi yang berhasil dilakukan agar disimpan bukti transaksinya.

“Bertransaksilah di platform yang sudah terpercaya. Ingat, selalu rutin mengganti kata sandi atau PIN secara berkala dan buatlah kata sandi yang kuat agar tidak mudah dibobol pelaku kejahatan siber,” ucapnya.

Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif. Kegiatan ini khususnya ditujukan bagi para komunitas di wilayah Kalimantan dan sekitarnya yang tidak hanya bertujuan untuk menciptakan Komunitas Cerdas, tetapi juga membantu mempersiapkan sumber daya manusia yang lebih unggul dalam memanfaatkan internet secara positif, kritis, dan kreatif di era industri 4.0. (Stevani Elisabeth)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU