1 December 2021
HomeBeritaWisatawan Dunia Nikmati 45 Desa Wisata di Mandalika, Lombok

Wisatawan Dunia Nikmati 45 Desa Wisata di Mandalika, Lombok

SHNet, Jakarta  – Sebanyak 45 desa wisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dipersiapkan untuk  menyambut wisatawan dari berbagai penjuru dunia yang menghadiri ajang World Super Bike (WSBK) di Mandalika, Lombok, Nusa Tengara Barat.

“Presiden mendorong agar desa memiliki daya ungkit ekonomi dengan mengangkat potensi masing-masing, termasuk pariwisata. Nah dalam verifikasi lapangan yang dilakukan di Lombok tengah, kami melihat hal ini sudah berjalan sesuai arahan Presiden. Kunjungan ke desa wisata meningkat tajam, yang pastinya akan menggerakkan ekonomi masyarakat desa,” kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Albertien Enang Pirade dalam siaran pers KSP, di Jakarta, Sabtu.

KSP berharap agar ajang internasional WSBK 2021 yang saat ini sedang berlangsung di Sirkuit Balap Internasional Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mampu menghasilkan dampak berkelanjutan bagi perekonomian daerah, terutama pada sektor ekonomi rakyat. Termasuk juga perhelatan MotoGP yang akan berlangsung di sirkuit tersebut pada tahun 2022.

Secara umum, desa-desa wisata tersebut mendapat pembinaan baik dari Dinas Pariwisata Provinsi, maupun dari Dinas Pariwisata kabupaten/kota.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Pariwisata NTB Ahlul Wakti mengatakan bahwa geliat ekonomi dampak dari ajang World Super Bike berkembang signifikan. Pergerakan pariwisata terlihat sangat nyata setelah hampir semua sektor pariwisata berhenti karena pandemi COVID-19.

“Hotel-hotel sudah full, termasuk desa-desa wisata ada peningkatan penjualan dari produk-produk wisatanya seperti suvenir dan atraksi,” kata Ahlul.

Ia pun berharap agar efek dari sport tourism ini tidak hanya terbatas dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah, tapi merata ke masyarakat NTB di kabupaten lainnya.

WSBK adalah ajang balapan internasional yang berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 19-21 November 2021. Sedangkan MotoGP Indonesia baru akan digelar pada Maret 2022.

Hunian Pariwisata

Sementara itu,  sebanyak 398 sarana hunian pariwisata (Sarhunta) dijadikan tempat akomodasi bagi wisatawan yang ingin menyaksikan ajang World Superbike (WSBK).

“Kami (Kementerian PUPR) siap untuk mensukseskan ajang WSBK dan MotoGP. Kami telah membangun jalan, menata lingkungan serta penyediaan saluran air bersih serta menyelesaikan pembangunan 398 sarhunta,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid,

Menurut Khalawi, sarhunta menjadi alternatif atau pilihan akomodasi bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang ingin menyaksikan ajang motor balap tersebut.

Apalagi, lanjutnya, okupansi hotel di NTB tentunya akan sangat penuh mengingat banyak penggemar WSBK dan MotoGP yang datang dari dalam negeri maupun luar negeri.

Ia menerangkan, pembangunan sarhunta merupakan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo serta dilaksanakan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.

“Kami membangun sarhunta untuk mendukung sektor pariwisata dan mendukung ajang WSBK dan MotoGP. Total rumah yang kami bedah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di KSPN Mandalika 915 unit terdiri dari 398 homestay dan 517 peningkatan kualitas rumah swadaya,” terangnya.

Khalawi menerangkan, konsep pembangunan sarhunta adalah mendorong kegiatan swadaya masyarakat yang rumahnya tidak layak huni dan fasadnya yang kurang menarik atau rumahnya rawan roboh untuk dibedah secara swadaya. (Victor)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU