22 June 2024
HomeBeritaPariwisataWorkshop Kuliner Nusantara, Budayakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Workshop Kuliner Nusantara, Budayakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

SHNet, Nias Barat – Hari ketiga pelaksanaan Festival Pesona Aekhula (FPA) 2024, Kabupaten Nias Barat diisi dengan workshop Kuliner Nusantara dan lomba masak berbahan dasar ikan.

Workshop Kuliner Nusantara yang dilaksanakan di Pantai Gu’u Sirombu, Jumat (24/05/2024) ini mengusung tema “Penurunan Stunting”.

Direktur Pemasaran Direktorat Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Erwin Dwiyana memberikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Nias Barat yang brilian menggelar FPA 2024 yang mengangkat tema The Energy of Aekhula sebagai bentuk semangat membangun sektor pariwisata di Nias Barat.

(Direktur Pemasaran Direktorat Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Erwin Dwiyana paparkan pentingnya konsumsi ikan di Workshop Kuliner Nusantara, Jumat (24/05/2024). Dok. Foto: Ida Lumongga)

Erwin mengatakan, kalau selama ini kita mungkin mendengar festival seni dan budaya lebih mengangkat seni tari, kerajinan tangan, seni menyulam, dan fesyen. Di FPA 2024 kreasi kuliner pun menjadi bagian gerakan budaya dalam festival.

“Saya menyambut baik dengan adanya kuliner ikan, makan ikan bersama, bagaimana mengolah ikan yang baik, bergizi dan bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk menjadikan ikan sebagai kebutuhan gizi sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, bila dilihat data konsumsi ikan di tingkat rumah tangga, saat ini masih perlu digiatkan lagi. Untuk itu, diperlukan usaha bagaimana kita mendorong budaya masyarakat gemar konsumsi ikan.

(Dok foto: Ida Lumongga)

Budaya mengonsumsi ikan sangatlah baik dan penting untuk pertumbuhan dan kesehatan masyarakat, terutama untuk generasi muda. Yang dianggap oleh negeri ini sebagai bonus demografi. Merekalah yang akan menjadi tumpuan mewujudkan cita cita Indonesia emas di tahun 2045.

Erwin juga mengatakan, Nias Barat yang berada di pesisir pantai Barat yang memiliki potensi perikanan laut untuk terus di didorong dan mengangkat kuliner yang berbasis dan bahan baku ikan, sehingga wisata pesisir tumpuannya adakah wisata kuliner berbasis ikan.

Dengan meningkatnya konsumsi ikan, daya beli ikan tentunya meningkat. Dan untuk wilayah yang memiliki sumber daya laut yang luas tentu pendapatan ekonomi daerah menjadi meningkat. Sektor yang lain seperti industri budidaya ikan dan pengolahan ikan akan terus berkembang.

Sekretaris Daerah Nias Barat Sozisokhi Hia SH. MM mengatakan sampai hari ketiga penyelenggaraan FPA masyarakat begitu antusias mengikuti dan menyaksikan agenda agenda yang kita laksanakan.

Nias barat memiliki 8 Kecamatan dan 105 desa. Namun yang menjadi permasalah di dalamnya adanya kendala dan keterbatasan yakni Sumber Daya Manusia (SDM), dan anggaran .

“Dengan kehadiran Bapak dan melihat kondisi kami, kami hanya punya semangat, mohon bisa memberikan perhatian lebih kepada kami,” kata Sozisokhi Hia SH. MM sewaktu membuka Festival Kuliner Nusantara di FPA 2024, Jumat (24/5/2024).

Kegiatan Festival Kuliner Nusantara banyak mendapatkan dukungan, diantaranya Kementerian Kelautan dan Perikanan  (KKP), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Badan Pangan Nasional, BNI 46, Bank Sumut, Bank CIMB Niaga, Pertamina Parta Niaga, PLN, Telkom Indonesia, Telkomsel, Sharp Indonesia, Inalum, Tirtanadi, dan Tokopedia. (Stevani Elisabeth)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU