18 July 2026
HomeBeritaMenggebrak Indonesia dan Dunia Lewat Ajang Kebumen Travel Mart 2026

Menggebrak Indonesia dan Dunia Lewat Ajang Kebumen Travel Mart 2026

SHNet, Jakarta-Dari Kabupaten menuju Indonesia dan dunia. Mungkin ini kata yang tepat utuk ajang Kebumen Travel Mart (KTM) yang akan digelar pada akhir Agustus mendatang di Kebumen, Jawa Tengah. Paling tidak gema KTM mulai terasa, bukan saja ke tingkat nasional tapi merambah ke dunia. Panitia memang sedang mempersiapkan event yang boleh dikatakan akan menggebrak Indonesia dan dunia.

Apa yang akan ‘dijual’ KTM 2026 mendatang? Tentu sejumlah unggulan yang tak dimiliki wilayah lain di Tanah Air akan ditonjolkan. KTM sendiri akan berpusat di situs bersejarah, Benteng Van der Wijck Gombong, Kebumen. Situs benteng ini adalah satu-satunya benteng oktagonal di Indonesia, usianya lebih dari dua abad, dinding bata merahnya tebal dan kokoh.

Karena dua hal utama akan diprioritaskan yakni pariwisata unggulan yang tidak ada duanya di Indonesia, seperti Geopark Kebumen yang merupakan kawasan taman bumi yang mengintegrasikan kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, dan sering disebut “Mother Earth of Java”.

Ada juga keindahan pantai untuk surfing, desa wisata, dan sejumlah obyek yang akan membuat pengunjung takjub dengan kekayaan alam Kebumen dan ditambah dengan budaya lokal yang juga luar biasa.

Selain pariwisata, KTM 2026 ini akan mengutamakan produk UMKM seperti gula semut, produk makanan atau snack. Sebanyak 10 dari 40 produk UMKM Kebumen yang telah melalui proses kurasi sebelumnya didominasi produk makanan ringan atau snack yang memiliki prospek besar untuk dikembangkan. Semua itu untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan pada saatnya akan menjadi motor perubahan sosial dan ekonomi masyarakat Kebumen, Jateng.

Sebelumnya, tokoh asal Kebumen, dari beragam kalangan, baik diplomat, TNI, pengusaha, Ormas, Paguyuban Warga Kebumen yang tergabung dalam Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen Walet Emas (IWAKK WE), pemerintah daerah dan mereka yang punya hubungan emosianal, kini tengah mempersiapkan hajat besar ini.

Pada akhir pekan kemarin, beberapa tokoh dan penggerak KTM 2026 bertemu kembali dengan media. Dalam perbincangan dengan media, tokoh-tokoh yang tanpa lelah menyiapkan ini hadir, diantaranya Ketua Panitia KTM 2026 M. Wahid Supriyadi yang tak lain diplomat senior asal Kebumen dan terakhir menjabat Duta Besar RI untuk Rusia dan Belarus (2014-2020). Ada juga Rike Sumangkut yang dalam KTM 2026 ini menjadi pelaksana atau EO. Lalu ada Country Director Mutigo Indonesia, Masni Eritrina, pengusaha asal Kebumen, Tiso, dan Wakil Ketua Umum Bidang UMKM dan Koperasi, Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN), Hj.Sri Sugiarti.

Fotobersama dari kiri, pengusaha Sito, M.Wahid Supriyadi, Sri Sugiarti, Masni Eritrina, Rike Sumangkut, dan Suradi

Pertemukan Seller dan Buyer

Rieke Sumangkut mengatakan, sebagai event organizer atau pelaksana kegiatan KTM. Untuk kegiatan KTM ini, kami memiliki konsep sebagai kegiatan pariwisata dan UMKM. Kegiatan KTM yang diselenggarakan pada 2-29 Agustus 2026 melibatkan B2B (Business to Business) dan B2C (Business-to-Consumer).

B2B merupakan kegiatan KTM yang menghadirkan dan mempertemukan para seller dan buyer. Seller adalah pelaku di industri pariwisata seperti transportasi, akomodasi (hotel dan homestay), kuliner, penyedia oleh-oleh, restoran, PO bus atau rental kendaraan, desa wisata,

Sementara itu buyer adalah seluruh pelaku pariwisata seluruh Indonesia dan bahkan internasional seperti travel agent, tour operator, tour leader, tour guide di mana mereka ini sebagai marketingnya yang akan menjual potensi wisata Kebumen.

“Untuk seller, kami memfokuskan untuk pelaku industri pariwisata Kebumen dan sekitarnya. Karena kami mau mempromosikan dan menjual potensi Kebumen dari segi pariwisata,” katanya.

Kemudian untuk B2B, kami juga menghadirkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Expo yang akan menghadirkan para buyer dari luar negeri. Kami prioritaskan untuk UMKM yang produknya siap untuk diekspor.

B2C-nya, kita juga menggelar kegiatan KTM 2026 selama tiga hari membuka untuk pengunjung umum dan free tidak dipungut biaya. Karena kami ada EA (Entrepreneurship Award), expo dan juga menghadirkan UMKM mamin (makanan dan minuman).

Untuk Travel Mart, pada hari pertama ada table top. Acara table top adalah forum bisnis Business-to-Business (B2B) yang dirancang untuk mempertemukan langsung penyedia layanan (penjual/ seller) dengan agen atau pencari layanan (pembeli/ buyer).

Salah satu Poster KTM 2026

Buyer Asing  Siap Hadir Bertemu Pelaku UMKM

KTM yang berlangsung 27–29 Agustus 2026 akan memiliki keunggulan tersendiri, sebab sejumlah buyer asing sudah menyatakan siap hadir dan bertemu pelaku UMKM. Masni Eritrina mengatakan pada 28 Agustus, Mutigo Indonesia akan menghadirkan sejumlah buyer internasional yang telah mengonfirmasi kehadirannya, termasuk dari Rusia dan China. Sebelumnya buyer dari Malaysia juga siap hador di ajang KTM 2026 ini

diungkapkan Masni, salah satu tamu penting yang akan hadir adalah CEO Polibeli, platform digital yang berfokus memasarkan produk-produk Indonesia di pasar China. Selama ini, marketplace tersebut dikenal menjual produk China di Indonesia. Kini, melalui KTM 2026, Polibeli ingin membuka peluang sebaliknya, yakni membawa produk UMKM Indonesia masuk ke pasar Negeri Tirai Bambu.

“CEO Polibeli akan menjelaskan langsung produk seperti apa yang dibutuhkan pasar China, terutama untuk sektor makanan. Harapannya produk UMKM Indonesia bisa diserap dan dipasarkan di sana,” ungkap  Masni sambil mengiatkan bahwa prosedur untuk ekspor produk UMKM sebenernya tida sulit, namun yang terpenting adalah konsistensi produknya.(sur)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU