14 October 2026
HomeBeritaHadirkan 200 Karya “Quilt” dari Tiga Negara, Citrapata 2026 Rayakan Seni Tekstil...

Hadirkan 200 Karya “Quilt” dari Tiga Negara, Citrapata 2026 Rayakan Seni Tekstil di Jakarta

SHNet, Jakarta— Sebanyak 200 karya quilt dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura akan dipamerkan dalam “Citrapata Quilt Exhibition 2026”, yang akan berlangsung pada 20–22 Oktober 2026 di Balai Sarbini, Jakarta.

Mengusung tema “Symphony of Threads & Fabrics”, pameran ini menjadi ruang pertemuan kreativitas lintas negara yang menghadirkan kekayaan seni tekstil melalui perpaduan teknik, warna, motif, dan cerita di balik setiap karya.

Ketua Panitia Pameran, M. Laksmintarti Soeparwoto dalam keterangan pers tertulisnya, Rabu (14/10/2026) menjelaskan hal ihwal pameran tersebut

Laksmintarti mengatakan, Citrapata 2026 tidak hanya menampilkan keindahan seni menjahit dan merangkai kain, tetapi juga memperlihatkan bagaimana quilting berkembang menjadi bentuk ekspresi seni kontemporer yang mampu menghubungkan tradisi, identitas budaya, dan kreativitas modern.

Flayer Pameran

 200 Karya, Tiga Negara, Ribuan Cerita

Laksmintarti mengatakan, kehadiran 200 karya quilt dari tiga negara menjadi salah satu daya tarik utama CITRAPATA 2026. Setiap karya membawa karakter, teknik, dan interpretasi artistik yang berbeda, mencerminkan keragaman inspirasi serta kekayaan budaya para kreatornya.

“Beragam karya akan hadir dalam pameran ini, mulai dari bedcover, wall hanging, tas, busana patchwork, hingga berbagai eksplorasi seni quilt lainnya,” ujar Laksmintarti.

Lebih lanjut diikemukakan Laksmintarti, melalui pameran ini, pengunjung dapat menyaksikan bagaimana potongan-potongan kain sederhana disusun menjadi karya dengan detail pengerjaan, komposisi visual, serta nilai seni yang mengagumkan.

Partisipasi karya dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura menghadirkan dimensi internasional dalam Citrapata 2026, sekaligus mempertemukan kreativitas ketiga negara ASEAN ini.

“Pameran ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan keberagaman karya quilt dari kawasan Asia Tenggara sekaligus membuka ruang apresiasi dan pertukaran inspirasi antarnegara,” tambah Laksmintarti

Selain memperkuat jejaring komunitas quilting, Citrapata 2026 diharapkan dapat mendorong perkembangan seni tekstil Indonesia dan memperluas apresiasinya di tingkat regional.

 Lebih dari Sekadar Pameran Seni

Laksmintarti mengatakan, selain menikmati 200 karya quilt, pengunjung juga dapat mengeksplorasi beragam aktivitas kreatif melalui area tenant, workshop, dan short course yang menjadi bagian dari rangkaian Citrapata 2026.

Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan teknik quilting dan patchwork kepada masyarakat luas sekaligus memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk memahami proses kreatif di balik sebuah karya.

“Melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif, Citrapata 2026 ingin menghadirkan seni quilt sebagai aktivitas kreatif yang dapat dinikmati lintas generasi,” ujarnya.

Flayer Pameran

Merajut Tradisi, Menginspirasi Masa Depan

Melalui tema “Symphony of Threads & Fabrics”, lanjut Laksmintarti, Citrapata 2026 membawa pesan bahwa setiap helai benang dan potongan kain dapat menjadi bagian dari karya yang lebih besar.

Perpaduan antara keterampilan tradisional, eksplorasi desain, dan kreativitas kontemporer menunjukkan bahwa seni quilt terus berkembang mengikuti zaman tanpa meninggalkan nilai budaya yang melekat di dalamnya.

Citrapata Quilt Exhibition 2026 mengundang masyarakat, pencinta seni, komunitas kreatif, serta pemerhati budaya untuk menikmati 200 karya quilt yang menghadirkan cerita dan inspirasi dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura. (sur)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU