20 April 2026
HomeBeritaDiperkirakan 85 Juta Orang Akan Mudik Lebaran 2022

Diperkirakan 85 Juta Orang Akan Mudik Lebaran 2022

SHNet, JAKARTA – Jelang mudik Lebaran 2022, pemerintah menetapkan sejumlah aturan yang wajib diikuti oleh masyarakat. Mudik Lebaran 2022 diperkirakan akan menjadi gelombang mudik paling besar yang terjadi di Indonesia.

Kementerian Perhubungan memperkirakan sebanyak 85  juta  orang akan melakukan perjalanan mudik tahun 2022. Tentu bukan angka yang kecil. Angka ini naik 40 persen dibandingkan  tahun 2019 lalu, saat belum ada pandemic Covid-19.

Juru Bicara Menteri Perhubungan, Adita Irawati, dalam diskusi daring bertema “Mudik Aman, Mudik Sehat”  yang digelar Forum Merdeka Barat 9 (FMB9), Senin (18/4) mengatakan 85 juta pemujdik ini akan menggunakan moda transportasi umum maupun pribadi. “Ini  naik 40 persen. Justru lebih banyak dibandingkan tahun 2019 sebelum pandemi,” katanya.

Dari jumlah itu, sebanyak 40 persen di antaranya akan menggunakan transportasi darat (kendaraan pribadi maupun umum). Kendaraan roda empat dan roda dua diperkirakan akan memadati berbagai rute perjalanan.

Karena itu, pemerintah akan mengambil berbagai cara agar perjalanan mudik Lebaran 2022 ini bisa berjalan dengan baik, aman dan menyenangkan bagi masyarakat. “Tentu ini adalah hal yang harus kita persiapkan dengan baik agar memastikan bahwa semua moda transportasi itu, baik sarana maupun prasaran semuanya siap melayani dengan baik,” tambahnya.

Hal yang utama dalam transportasi adalah keselamatan. Ditambah lagi, masih di masa pandemic Covid-19, ada dua focus utama yang perlu diperhatikan, yakni kesehatan dari aspek Covid-19 dan keselamatan dari aspek transportasinya.

Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT PELNI, Yahya Kuncoro, mengatakan pihaknya telah menyiapkan perencanaan sebagai langkah strategis menyambut mudik Lebaran 2022. “Karena memang dalam dua tahun kemarin itu memang kita dilarang mudik, begitu. Sehingga memang eforia mudik  tahun ini  luar  biasa,”kata Yahya.

Ia memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 17 April-18 Mei 2022. Itu adalah rentang moment terjadinya arus mudik dan arus balik. PT  PELNI sendiri melakukan penjualan tiket dengan cara online dan telah dibuka sejak awal. Tujuannya, agar penumpang langsung mengetahui ketersediaan tiket yang ada.

“Dengan  perencanaan  kita  yang sedemikian  rupa,  harapannya  kita  bisa  melayani dengan baik dan masyarakat bisa mudik dengan hati riang,  demikian arus balik dengan hati riang juga,”ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur  Operasi  PT  KAI,  Awan Hermawan, mengatakan pihaknya telah menyiapkan  4,7  juta tempat  duduk  untuk  perjalanan  jarak  jauh maupun jarak dekat  regular. Pihaknya kini telah menjual 43 persen tiket kereta api jarak jauh dari total 2,4 juta tiket yang tersedia. (ij)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU