23 March 2026
HomeBeritaBertemu Kemensos, YAICI Dorong Edukasi Gizi dan Pemulihan Psikologis Anak di Wilayah...

Bertemu Kemensos, YAICI Dorong Edukasi Gizi dan Pemulihan Psikologis Anak di Wilayah Bencana Sumatra

SHNet, Jakarta-Akses terhadap pangan bergizi dan kesehatan serta psikologis anak-anak adalah kebutuhan masyarakat di daerah pasca bencana Sumatera yang masih perlu diperhatikan. Pasalnya, lebih dari tiga bulan lepas terjadinya banjir yang menyebabkan 29 desa hilang ini, kondisi masyarakat masih jauh dari pulih.

Dalam pertemuan yang dilakukan Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) dengan Kementerian Sosial (Kemensos), disebutkan bahwa selain bantuan pangan, edukasi makanan bergizi untuk masyarakat juga perlu untuk disertakan.

Sebelumnya, YAICI telah menyalurkan sejumlah paket bantuan pangan dan sekolah untuk anak-anak di desa Pematang Durian dan Serba. Kedua desa berada di Kabuoaten Aceh Tamiang yang yang hingga saat ini masih kekurangan bahan pangan dan terkendala air bersih.

“Kami mengerti situasi di daerah bencana sangat terbatas, banyak mengandalkan bantuan yang umumnya berupa makanan praktis. Kami melihat masih banyak yang belum paham. Sehingga edukasi perlu dilakukan,” tutur Sekretaris Jenderal YAICI Satria Yudistira.

Lebih lanjut, Satria menegaskan penyuluhan & edukasi gizi untuk masyarakat sebaiknya menjadi bagian penting dalam pemulihan wilayah pasca bencana. “Masyarakat saat ini sudah mulai bangkit, ibu-ibu berusaha kembali beraktivitas seperti biasa. Hanya saja, bantuan pangan yang pada umumnya berupa makanan instan, yang dikonsumsi dalam 2-3 bulan terakhir ini telah membentuk kebiasaan makan yang serba praktis. Apabila ini tidak diantisipasi, akan membentuk kebiasaan makan yang buruk, terutama nanti berdampak terhadap kesehatan anak,” jelas Satria.

Oleh karena itu, YAICI berharap perhatian terhadap wilayah pasca bencana disertai dengan edukasi gizi untuk masyarakat, sekaligus untuk mengawasi makanan minuman berperisa dan tinggi kandungan gula yang menjadi konsumsi anak-anak. “Minuman kemasan, susu kotak, kental manis dan minuman lainnya tinggi kandungan gula, jangan sampai anak-anak menjadi terbiasa,” tegas Satria.

Dalam kesempatan itu, Staf Khusus Wakil Menteri Sosial, Alif Kamal yang menerima menyampaikan dukungannya terhadap upaya yang dilakukan YAICI dalam mendukung progran pemerintah. Harapannya dapat membuka kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk membantu para penyintas bencana Sumatera yang memerlukan bantuan.

Satria menambahkan ke depan YAICI masih akan melaksanakan program serupa di berbagai wilayah terdampak bencana Sumatera baik itu Aceh Tamiang kembali, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Dalam pelaksanaannya, YAICI melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi masyarakat.

“Harapannya ke depan ada kolaborasi dengan berbagai pihak, untuk program-program pendampingan bagi anak-anak di wilayah bencana bisa semakin luas dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ungkap Satria. (RED)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU