9 January 2026
HomeBeritaPariwisataMenteri Ekraf Tinjau Kampung Batik Kauman dan Solo Night Market

Menteri Ekraf Tinjau Kampung Batik Kauman dan Solo Night Market

SHNet, Solo– Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya meninjau Kampung Batik Kauman dan Solo Night Market di Jawa Tengah saat momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menteri Ekraf Teuku Riefky menekankan upaya nyata yang dilandasi kreativitas untuk menunjang produk ekraf lokal.

“Konsep kreatif untuk Kampung Batik Kauman dan Solo Night Market sangat menarik minat para pengunjung. Untuk menjaga industri kreatif bisa bertahan, setiap jenama lokal harus memastikan pentingnya hak kekayaan intelektual,” ungkap Menteri Ekraf Teuku Riefky di sela kunjungannya pada Sabtu, 3 Januari 2025.

Keberadaan Kampung Batik Kauman dan Solo Night Market menunjukkan seperti apa kekuatan ekonomi kreatif bisa mengangkat jenama-jenama lokal secara nyata untuk rakyat. Ini menjadi bentuk sinergi yang berdampak langsung dalam suasana libur Nataru sehingga industri kreatif juga perlu memperhatikan aspek hak kekayaan intelektual (HaKI).

“Apa yang dilakukan Kampung Batik Kauman dan Solo Night Market bisa berdampak pada ekonomi Indonesia, khususnya subsektor fesyen dan kriya. Kementerian Ekraf senantiasa mencari _local champion_ melalui Program Akselerasi Ekspor Kreasi Indonesia (ASIK),” ungkap Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Kampung Batik Kauman merupakan wujud nyata ekonomi kreatif berbasis tradisi, yang mana para pengunjung bisa langsung menyaksikan proses membatik sekaligus interaksi bersama para pengrajin lokal. Beberapa gerai lokasi yang didatangi seperti Batik Domas, Batik Gunawan Setiawan, dan Batik Soga.

“Kami ingin menjadikan kawasan Kampung Batik Kauman tak hanya menjadi pusat produksi batik tradisional, tetapi juga destinasi kampung kreatif yang terus berkembang sehingga menghidupkan kegiatan kreatif seperti pelatihan-pelatihan ke berbagai daerah,” ucap Gunawan Setiawan sebagai Ketua Paguyuban Kampung Batik Kauman.

Sementara Solo Night Market mampu mendorong ruang publik sebagai etalase produk-produk kreatif lokal yang berorientasi pada pengembangan jenama dan pengalaman budaya sehingga jadi sumber kekuatan ekonomi serta identitas kota.

Turut mendampingi Menteri Ekraf Teuku Riefky yaitu Pembina Dharma Wanita Persatuan Kementerian Ekraf Adinda Yuanita, Sekretaris Kementerian Ekraf/Sekretaris Utama Badan Ekraf Dessy Ruhati, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu, Direktur Arsitektur dan Desain Sabar Norma Megawati Panjaitan, Plt Kepala Biro Komunikasi Kiagoos Irvan Faisal, dan Plt Kepala Biro Umum Indra Saputra. (Stevani Elisabeth)

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU