18 August 2026
HomeBeritaPariwisata1.500 Drone Hadirkan Cerita Indonesia di Langit Bundaran HI

1.500 Drone Hadirkan Cerita Indonesia di Langit Bundaran HI

SHNet, Jakarta – Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah menghadirkan pertunjukan drone show di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Senin (17/8).

Sebanyak 1.500 drone diterbangkan secara terkoordinasi dan membentuk beragam visual yang membawa cerita tentang perjalanan Indonesia, mulai dari keberagaman Nusantara, perjuangan kemerdekaan, hingga harapan masa depan.

Pertunjukan tersebut memadukan teknologi dan kreativitas untuk menghadirkan narasi kebangsaan dalam bentuk visual di langit Jakarta. Berbagai simbol perjalanan bangsa ditampilkan, mulai dari keberagaman Nusantara, Proklamasi, Sang Saka Merah Putih, Garuda Pancasila, hingga gambaran Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Pertunjukan drone show menjadi salah satu bentuk ekspresi kreativitas dan teknologi dalam memaknai kemerdekaan. Melalui 1.500 drone, berbagai visual dan narasi kebangsaan dihadirkan untuk menggambarkan perjalanan Indonesia, semangat persatuan, serta harapan terhadap masa depan bangsa,” ujar Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya dalam konferensi pers Malam Merdeka 2026 di Jakarta, Senin (17/8).
Rangkaian visual kemudian membawa cerita Indonesia lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Unsur adat dan tradisi, kekayaan alam, kreativitas, berbagai profesi, gotong royong, pembangunan, hingga generasi muda ditampilkan sebagai bagian dari wajah Indonesia hari ini.

Ketua Bidang Pertunjukan Drone sekaligus Direktur Arsitektur dan Desain Kementerian Ekraf, Sabar Norma Megawati Panjaitan, mengatakan penggunaan drone memberikan medium baru untuk bercerita tentang Indonesia.

“Biasanya kita mengenal cerita tentang Indonesia melalui pertunjukan seni, musik, atau visual di panggung. Kali ini, cerita itu kita bawa ke langit melalui teknologi drone, sehingga masyarakat bisa melihat perjalanan dan kekayaan Indonesia dengan cara yang lebih modern. Teknologi tidak berdiri sendiri, tetapi bisa dipadukan dengan budaya, sejarah, kekayaan alam, dan berbagai karya masyarakat untuk menghasilkan sesuatu yang baru,” ujar Mega.

(Dok. Biro Komunitas KemenEkraf)

Di tengah pertunjukan, pesan “Pray for NTT” turut hadir di langit Bundaran HI. Visual tersebut menjadi bentuk penghormatan dan ungkapan duka kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menghadapi musibah.
Kehadiran pesan tersebut sekaligus mengingatkan bahwa perayaan kemerdekaan bukan hanya tentang kemeriahan, tetapi juga tentang kepedulian dan solidaritas. Semangat kemerdekaan menjadi ruang untuk saling menguatkan, termasuk bagi masyarakat yang sedang menghadapi bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Drone show merupakan salah satu bagian dari rangkaian Malam Merdeka yang dikoordinasikan Kementerian Ekraf bersama Kementerian UMKM, Kementerian Pariwisata, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Selain drone show, rangkaian Malam Merdeka juga menghadirkan instalasi immersive, video mapping, dan karnaval kendaraan hias. Berbagai pertunjukan tersebut melibatkan talenta kreatif dari sejumlah subsektor ekonomi kreatif.
Bagi Yena, salah satu masyarakat yang menyaksikan langsung pertunjukan di kawasan Bundaran HI, pengalaman melihat drone show secara langsung memberikan kesan berbeda dibandingkan menyaksikannya melalui layar.
“Perayaan seperti ini penting untuk mengenang para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Yang paling penting, semangat itu harus tetap menjadi ingatan dan diteruskan dari generasi ke generasi,” ujar Yena.

Melalui rangkaian Malam Merdeka, pemerintah menghadirkan ruang kebersamaan masyarakat untuk memperingati kemerdekaan sekaligus menyampaikan cerita tentang perjalanan Indonesia melalui seni, teknologi, dan kreativitas, dengan tetap menempatkan persatuan serta kepedulian sebagai bagian dari momentum kebangsaan. (Stevani Elisabeth)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU