6 May 2026
HomeBeritaDokter Boyke: Hanya Dugaan Saja, BPA Bukan Penyebab Infertilitas

Dokter Boyke: Hanya Dugaan Saja, BPA Bukan Penyebab Infertilitas

SHNet, Jakarta-Belakangan ini banyak berita di media mengatakan BPA pada air galon menjadi penyebab ketidaksuburan. Hal ini dibantah Dokter spesialis kandungan dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS. Menurutnya  penyebab utama terjadinya infertilitas pada pasangan suami istri adalah karena merokok.  Hal itu disebabkan partikel-partikel gas yang terdapat di dalam rokok itu bisa merusak sperma pada pria dan organ reproduksi wanita.

“Merokok itu penyebab terjadinya infertilitas nomor satu bagi pasangan suami istri, yang diikuti minuman keras,” ujarnya.

Dia mengutarakan infertilitas ditandai dengan ketidakmampuan pasangan suami istri untuk mendapatkan keturunan dalam satu tahun mereka menikah dengan tidak ber-KB atau sudah punya anak tapi sulit untuk mendapatkan anak kedua. Sementara untuk pasangan subur, jika melakukan hubungan seks secara teratur dalam 6 bulan, 60% akan hamil dan dalam 9 bulan itu sekitar 70% hamil.  “Ada sisa sekitar 15-20 persen tidak hamil dalam setahun, dan itulah yang digolongkan dalam pasien-pasien infertilitas,” katanya.

Dokter Boyke menuturkan infertilitas yang berasal dari pria itu sekitar 35%, wanita 45%, dan gabungan 20%. Adapun penyebab infertilitas utama pada pria adalah karena merokok. “Merokok itu pembunuh sperma nomor satu,” ucapnya.

Ditambahkan, hal itu disebabkan partikel-partikel gas yang terdapat di dalam rokok menyebabkan berlebihnya produksi radikal bebas dalam sperma. Akibatnya, motilitas sperma ini berkurang karena mengalami aglutinasi. Untuk bisa membuahi sel telur pada wanita, menurut Boyke, kualitas spermanya harus bagus, baik dari sisi jumlah dan gerakannya. Selain itu, saluran-saluran yang menyalurkannya juga tidak terhambat karena infeksi. Sperma juga harus masuk ke dalam vagina dan mampu menembus lender servix atau leher rahim. “Jadi, orang yang spermanya bagus tapi terjadi ejakulasi dini, itu juga tidak bisa membuahi,” katanya.

Pada wanita, lanjut Boyke, merokok juga menjadi penyebab utama terjadinya infertilitas. Menurutnya, asap rokok yang dihirup dapat merusak organ reproduksi wanita, seperti serviks, indung telur, tuba falopi atau saluran indung telur.  Dia menuturkan untuk bisa hamil, sel telur harus diproduksi. Untuk itu, sel telur harus mampu keluar melalui saluran tuba falopi. Kemudian, harus ada pertemuan antara sel telur dan sperma di saluran tuba falopi. Karenanya, tuba falopinya tidak boleh mampet. “Selanjutnya, hasil pembuahannya harus bisa menempel pada endometrium atau selaput lendir rahim agar bisa berkembang,” tukasnya.

Selain rokok, penyebab infertilitas lainnya adalah minuman keras, stress, infeksi, kegemukan, penyakit kelamin, dan kurang tidur atau sering begadang.

Kata Boyke, untuk mendeteksi infertilitas ini, untuk pria dilakukan pemeriksaan terhadap spermanya. Pada wanita dengan melakukan pemeriksaan hormon pada fase sebelum mensturasi dan setelah mensturasi.

Saat ditanya apakah air minum dalam kemasan (AMDK) bisa menyebabkan infertilitas, Boyke mengatakan hingga kini belum ada satu penelitian pun yang membuktikannya. Menurutnya, itu hanya dugaan-dugaan saja. “Itu belum ada penelitiannya. Itu hanya dugaan-dugaan saja,” katanya.

Dia mengibaratkan isu itu seperti mecin yang dilarang karena disebut-sebut bisa memicu penyakit kanker. “Katanya bisa meracuni, tapi kan harus ada bukti-buktinya juga. Jadi, belum ada temuan-temuan apakah AMDK itu terkait dengan infertilitas,” ucapnya. (cls)

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU