30 May 2026
HomeBeritaPameran Seni Rupa Daur Ulang "Kumala"

Pameran Seni Rupa Daur Ulang “Kumala”

SHNet, Yogya-Bahan dari daur ulang dapat dimanfaatkan untuk beragam keperluan dana mat berguna. Kreatifitas para seniman di Yogya ini contohnya, mereka menggelar pameran daur ulang yang diberi nama “Kumala”. Pameran yang digelar di Ruang Dalam Arthouse, Yogyakarta ini telah dibuka Minggu 30 April lalu dan akan berakhir Jumat (5/5/2023).

Ajang ini merupakan pameran karya daur ulang serta karya instalasi yang dimana menjadi harapan serta inspirasi untuk sadar akan isu sampah yang semakin marak merusak lingkungan.

“Kumala” merupakan pameran seni rupa yang mengangkat isu sampah serta kepedulian lingkungan. Sampah yang makin hari semakin bertambah serta kurangnya kesadaran masyarakat mengakibatkan penumpukan sampah yang merusak lingkungan.

Oleh karena itu “Kumala” bermaksud menjadi wadah bagi para seniman serta komunitas peduli lingkungan untuk menyuarakan representasi diri mereka terhadap isu sampah. Tak hanya sebagai identitas, pengalihan fungsi dari yang tak berguna menjadi sesuatu yang bermanfaat menjadi sebuah pesan kunci dalam pameran ini.

Hal ini menunjukan bahwa seni tak hanya untuk kepuasan semata para pemainnya, tetapi memiliki dampak konkret terhadap lingkungan sekitarnya. Terdapat 6 seniman dan 1 komunitas yang terlibat pada pameran seni daur ulang ini. (sur)

Seniman : Morris Hork, Judul : Halaman, Media : Mix media, Ukuran : 9cm x 6cm (40 series) 2023
Narasi :
Cigaret dan halaman buku bagaikan sebuah waktu yang terbilang pendek dan
singkat, mereka berbeda bentuk dan fungsi tetapi memiliki pengartian yang sama
dalam analogi metafor pemikiranku, halaman berisi tentang kalimat, paragraf, dan
titik koma serta cigaret berisikan tembakau, filter, dan berbagai macam komponen
lain. Keduanya mengantarkanku kepada hari yang berisikan bermacam rupa serta
paras dalam setiap jedanya, diriku tidak akan pernah bisa mengulang tentang gerak
gestur dan obrolan yang sama dalam setiap harinya, mungking berbeda ketika
bertemu kesungilan serta niskala dalam setiap perjalanannya

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU