SHNet, Izmir-Tiga peneliti belia Indonesia kembali berlaga di ajang lomba penelitian tingkat internasional yang bernama The 30th International Conference of Young Scientists (ICYS 2024), yang berlangsung di Izmir, Turki, 21 hingga 26 April 2024. Ajang ini diikuti 90 pelajar , 117 partisipan , 27 team leder dan juri dari 13 negara
Tim Indonesia ini adalah siswi pemenang Lomba Peneliti Belia Nasional 2023 yang membawakan 3 judul penelitian di bidang Computer Science, dan Environmental Science. Penghargaan yang berhasil diperoleh adalah 2 medali perak, 1 medali perunggu serta 2 penghargaan sebagai poster ilmiah terbaik.
Hasil perolehan secara lengkap sebagai berikut.
1.Ayesha Ramadani Nugroho, SMA Negeri 5 Yogyakarta, Medali Perak, Juara 3 Poster, The New Bioplastic Material from Cyclea barbata, bidang Environmental Science.
2. Angel Anlee, SMA Tarakanita 2 Jakarta, Medali Perak, judul Application of Artificial Intelligence in Skill Development: Personal Trainer for Workout bidang Computer Science.
3. Fransiska Nindita Iswari, SMA St Angela Bandung, Medali Perunggu
Juara 2 Poster judul, Password Measurement and Recommendation Based on User Input Using Entropy and PCA Methods bidang Computer Science
Tujuan diselenggarakannya lomba ini adalah untuk memperkenalkan metode penelitian ilmiah kepada siswa sekolah menengah yang mencakup penentuan topik penelitian, metodologi penelitian, hingga penyampaian hasil penelitian dalam forum internasional.
Rombongan Tim Indonesia dipimpin oleh Dr. Monika Raharti, direktur Center for Young Scientists (CYS) Indonesia, yang juga berperan sebagai juri pada kategori Physics, didampingi oleh Prof. Dr. Anggraini Barlian dari Sekolah Tinggi Ilmu Hayati, Institut Teknologi Bandung selaku juri pada kategori Life Sciences, serta Dr. dr. Tri Edhi Budhi Soesilo, Kepala Sekolah Ilmu Lingkungan, Universitas Indonesia selaku juri pada kategori Environmental Sciences.
Siswa-siswi yang tergabung dalam Tim Indonesia 2024 ini merupakan hasil seleksi berjenjang Lomba Peneliti Belia (LPB) 2023 tingkat provinsi yang diikuti oleh 2118 siswa yag didampingi oleh 668 guru. Selanjutnya para juara dari setiap provinsi berlomba di tingkat nasional yang berlangsung pada tanggal 30 November 2023. Rangkaian lomba dan seleksi telah berlangsung melalui kerjasama yang erat tantara CYS dengan 6 Dinas Pendidikan Provinsi, 13 perguruan tinggi, lembaga penelitia, komunitas penelitian, serta pihak lainnya .

Tim Indonesia telah mendapatkan pembinaan penelitian secara intensif dari pakar penelitian CYS selama 4 bulan.Tim tiba di tanah air pada hari Sabtu, 27 April 2024
Prestasi Tim Indonesia di ajang ICYS 2024 tersebut menyusul prestasi seorang peneliti belia dari MAN 1 Yogyakarta yang bernama Filda Nuha Filyaar Afkor pada ajang International Festival of Engineering and Science Tunisia 2024 (IFEST 2024). Filda berhasil meraih medali perak bidang Computer Science pada lomba yang berlangsung pada tanggal 22-28 Maret 2024 di Tunisia.
Selamat kepada peneliti belia Indonesia yang telah membawa nama Indonesia dan berprestasi di kancah Internasional. Terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak termasuk para guru pembimbing penelitian, KBRI Ankara, para orang tua dan semua pihak yang telah memberikan dukungan baik moral dan materil. (sur)

