18 April 2026
HomeBeritaPariwisataMenpar Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Pesona Wisata Unggulan Danau Toba

Menpar Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Pesona Wisata Unggulan Danau Toba

SHNet, Jakarta – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba guna memastikan kesiapan infrastruktur, fasilitas pendukung, serta pelestarian budaya di sejumlah titik wisata unggulan.

Kunjungan diawali di Geosite Sipinsur, salah satu spot terbaik untuk menikmati panorama Danau Toba dari ketinggian. Dalam peninjauan tersebut, Menpar menegaskan bahwa Sipinsur tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memiliki nilai penting dalam sejarah geologi dunia.

“Sipinsur bukan sekadar pemandangan indah, tetapi juga bagian dari warisan geologi global yang harus dijaga dan dikembangkan,” ujar Widiyanti di sela kunjungan, Kamis (16/4/2026).

Menpar disambut langsung oleh Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, yang menyampaikan sejumlah kebutuhan pengembangan, termasuk pendampingan teknis penataan kawasan agar semakin berstandar internasional.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Kabupaten Samosir melalui Pelabuhan Muara. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, mendorong dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan sport tourism, khususnya ajang renang perairan terbuka (Open Water Swimming) yang akan digelar di kawasan Muara.

Di Samosir, Menpar mengunjungi Patung Yesus Kristus Sibeabea dan kawasan Waterfront City Pangururan. Ia meninjau langsung fasilitas yang tersedia, terutama untuk mendukung kenyamanan wisatawan religi yang terus meningkat.

(Dok. Biro Komunikasi Kemenpar)

“Kami sangat terkesan dengan panorama luar biasa di Samosir. Namun, masih ada sejumlah kebutuhan dasar yang perlu diperkuat melalui sinergi lintas kementerian,” ujarnya.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap adanya tindak lanjut konkret, khususnya terkait penyediaan air bersih serta penguatan promosi wisata.

Rangkaian kunjungan ditutup di Desa Wisata Huta Siallagan, destinasi bersejarah yang dikenal dengan rumah adat Batak berusia ratusan tahun dan batu persidangan—simbol sistem hukum tradisional masyarakat setempat.

Selain menelusuri nilai sejarah dan budaya, Menpar juga menyempatkan diri berdialog dengan pelaku UMKM serta mengunjungi toko-toko suvenir sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan Danau Toba tidak hanya siap dari sisi infrastruktur, tetapi juga semakin kompetitif sebagai destinasi wisata kelas dunia yang berkelanjutan dan berbasis budaya. (Stevani Elisabeth)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU