DEPOK – Seorang siswa dari keluarga tidak mampu nyaris gagal melanjutkan sekolah, setelah diselamatkan Walikota Depok. demikian dikatakan oleh Roy Pangharapan Sekretaris DPD Partai Nasdem Kota Depok Selasa ( 15/09)
Sekalipun bukan wewenangnya, Walikota Depok atas nama kemanusiaan, menyelamatkan siswa miskin dari putus sekolah. Hal ini dilakukan oleh Walikota Depok setelah mendapatkan laporan dari Sekretaris DPD Partai Nasdem Roy Pangharapan.
“Saya mendapatkan laporan ada anak lulus SMP belum mendapatkan sekolah baik SMA maupun SMK,dan sangat ingin melanjutkan sekolah. Saya berkordinasi dengan pak Wali, dan alhamdulillah direspon dan dikasih jalan keluar,”ujar Roy Pangharapan
“Walikota menyarankan agar melanjutkan ke SMK supaya nanti saat lulus bisa langsung kerja,” imbuh Roy Pangharapan.
Tindakan Walikota Depok patut diacungkan jempol mengingat SMA dan SMK bukanlah wewenangnya, melainkan wewenang Propinsi Jawa Barat. “Atas nama Kemanusiaan saya mengacungkan jempol atas tindakan Walikota Depok menyelamatkan siswa dari putus sekolah,” tegas Roy Pangharapan.
Langkah Walikota Depok menurut Roy patut dicontoh oleh pejabat lainnya, jangan hanya karena bukan wewenangnya kemudian tidak berani melakukan tindakan kemanusiaan. “Saya berharap semua pejabat mencotoh tindakan Walikota Depok, Supian Suri,” pungkas Roy Pangharapan.
Menurutnya setiap pejabat sebenarnya bisa seperti Walikota Depok membantu rakyat yang membutuhkan. Namun mengapat selama ini sulit untuk melaporkan dan mendapatkan bantuan dari pejabat. “Mengapa hanya Walikota. Depok yang mau seperti ini. Kuncinya asal para pejabat ada kemauan membantu rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, presiden, gubernur, bupati dan walikota dipilih langsung oleh rakyat, seharusnya.kewajiban mereka membantu rakyat keluar dari kesulitan.
“Namun karena tidak menjadi kewajiban maka, tidak semua punya nurani seperti Walikota Depok mau langsung membantu rakyat. Kebanyakan pejabat tutup mata pada kesulitan rakyat,” ujarnya.
Menurutnya ada kesalahan dalam berdemokrasi di negara ini yang membuat pemilihan langsung tidak memberi manfaat.pada rakyat.
“Para politisi dipilih rakyat untuk jadi pemimpin. Setelah dipilih, menikmati kursi kekuasaan, mereka tutup mata bahkan menjadi bagian menyusahkan rakyatnya, tegas Roy.
Menurutnya partai pengusunglah yang bertanggung jawab menertibkan politisinya yang menjabat. “Namun tidak semua partai mau dan punya kemampuan untuk menertibkan politisinya yang menjabat,” tegasnya.
Sebut saja bunga (15) terkendala persyaratan yang mengakibatkan dirinya belum mendapatkan sekolah SMA/SMK padahal sangat ingin melanjutkan sekolah,dibantu RT setempat. Ia menemui Roy Pangharapan, Sekretaris DPD Partai Nasdem Kota Depok. Atas bantuan Walikota Depok diarahkan untuk melanjutkan ke SMK. (dd)

