SHNet, Jakarta-Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Bukit Duri Bercerita yang berlokasi di Jalan Bukit Duri Tanjakan 3/8, pada Sabtu pagi (19/09/2026) diramaikan dengan beragam kegiatan literasi bersama Duta Baca DKI Jakarta 2026, Aisha Putri Safrianty. Pendiri dan pengelola TBM Bukit Duri Bercerita, Safrudiningsih menemani Aisha Putri hingga acara selesai
Aisha Putri yang juga mahasiswa berprestasi Universitas Indonesia 2026 ini datang ke TBM Bukit Duri Bercerita dengan membawa puluhan buku dari Sirkulasi Buku Duta Baca DKI Jakarta. Buku tersebut untuk tambahan koleksi TBM Bukit Duri Bercerita, juga dibagikan kepada sekitar 50-an anak dan remaja untuk dibaca di tempat.
Anak-anak TBM mulai usia PAUD, SD, SMP, dan SMA meng ikuti acara ini dengan antusias.Acara diawali dengan mengikuti sesi ”Jakarta Membaca dari Awal”. Anak-anak usia PAUD dan kelas 1-3 bermain bersama, mendengarkan cerita “Aruna Merawat Kota”, lalu menggambar. Sementara itu, anak-anak yang lebih besar membaca buku dari Sirkulasi Buku Duta Baca DKI Jakarta dan menuliskan harapan mereka tentang Jakarta di masa depan.
Menurut Aisha Putri, semangat anak-anak dalam mengikuti acara mengindikasikan bahwa semangat literasi, khususnya di DKI Jakarta, tidak pernah padam. Namun, semangat ini memerlukan sumbu obor yang senantiasa menjaga apinya agar terus menyala. TBM Bukit Duri Bercerita adalah salah satu sumbu obor tersebut. TBM ini sangat aktif bagi masyarakat di sekitarnya dan menjadi tempat anak-anak tumbuh bersama buku.
“Saya sangat senang bisa hadir di sini, dan berharap TBM Bukit Duri Bercerita dapat terus berkelanjutan. Terima kasih kepada para pengelola, relawan, orang tua, dan adik-adik atas sambutannya,” ungkap Aisha.
Menyambut ulang tahun Ibukota Jakarta ke-500 tahun pada 2027, anak-anak yang lebih besar, khususnya kelas 4 SD hingga SMA, menuliskan di kertas selembar yang dibagaikan, tentang harapan mereka Kota Jakarta ke depan. Sesi ini bukan saja memberikan keterampilan menulis tetapi juga melatih olah pikir anak-anak mengenai kehidupan Jakarta di masa depan.

Harapan Jakarat ke Depan
Cukup beragam dan menarik pandangan dan harapan anak-anak dan remaja untuk Jakarta ke depan. Elfaiza Puteri misalnya, siswa kelas 5 SDN 01 Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan ini menulis dengan gaya bahasa Betawi. “Yuk kite jage kota kite, Jakarta,” ajaknya.
Elfaiza berharap, Jakarta di masa depan lebih baik, khususunya dalam bidang lingkungan hidup. Dia juga berharap, masyarakat Jakarta makin sejahter. Pendidikan dan kesehatan semakin maju. Karena itu jangan ada korupsi.
Siswa kelas 5 SDN 01 Bukit Duri lainnya, Afika Amalia juga menuliskan harapannya agar kota tempat tinggalnya semakin bersih, maju, dan jadi kebanggaan warganya.
“Saya ingin, warga Jakarta ke depan makin menjaga kebersihan, dan jangan membuang sampah sembarangan. Kalau kota kita bersih, enak kan?” katanya.
Sementara itu pendiri dan pengelola TBM Bukit Duri Bercerita, Safrudiningsih mengatakan, agenda Duta Baca DKI 2026 sejalan dengan program rutin yang dilaksanakan di TBM setiap hari yaitu membaca, menulis, dan mengasah berbagai keterampilan.
“Kedatangan Duta Baca DKI 2026, Aisha Putri yang memotivasi anak-anak TBM semakin menambah semangat anak-anak untuk membaca, menulis dan punya impian lebih tinggi di masa depan,” ucap Safrudiningsih. (sur)

