4 April 2026
HomeBeritaDesa Cisaat, Subang, Jabar,  Desa Wsata Agraris

Desa Cisaat, Subang, Jabar,  Desa Wsata Agraris

SHNet, Jakarta –  Desa Cisaat, Subang, Jawa Barat masuk ke dalam Jaringan Desa Wisata (Jadesta) melalui keikutsertaan dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Pada 2016, desa ini sudah ditetapkan oleh Bupati Subang sebagai desa wisata. Desa Wisata Cisaat juga menjadi desa wisata edukasi yang sudah didatangi 1.254 wisatawan pada 2016 dan pada tahun 2019 meningkat menjadi 1.850 wisatawan.

Kota Subang  lokasi yang menarik untuk dikunjungi warga di ibu kota karena lokasinya tak terlalu jauh dengan Jakarta, tapi punya potensi menarik.

Desa agraris ini cocok ditanam dengan sayur mayur dan buah-buahan. Pertanian jadi daya tarik karena desa Cisaat termasuk daerah yang sejuk, dengan suhu sekitar 9-18 derajat celcius.

Nanas, stroberi, anggun, kol, sawi hingga tomat cocok ditanam di sini. Desa Cisaat pun punya potensi jadi tempat peternakan kambing, domba hingga sapi perah. Wisatawan bisa ikut memerah sapi sendiri menggunakan metode tradisional.

Dikutip dari laman resmi Desa Wisata Cisaat, acara-acara yang bisa disaksikan oleh pengunjung diantaranya upacara adat hingga syukuran Hajat Babarit yang diselenggarakan tiga bulan sekali. Terdapat makam-makam penyebar agama Islam di sini yang kerap dikunjungi oleh wisatawan yang ingin berziarah.

Pencinta olahraga dapat berjalan-jalan di perkebunan teh, menggowes sepeda dikelilingi hamparan perkebunan sejuk, naik paralayang, hingga jalan-jalan ke sumber mata air Cimutan.

Pengunjung pun dapat mendapatkan ilmu lewat wisata edukasi. Desa ini mengembangkan bio gas, di mana tamu bisa melihat proses pengolahan kotoran jadi sumber energi gas.

Desa Cisaat memang memiliki potensi daya tarik alam, budaya, dan produk ekonomi kreatif.

Di desa itu, terdapat Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang berperan  membangun potensi desa sehingga membangkitkan ekonomi, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, dan membuat masyarakat semakin sejahtera.

Warga masyarakat Desa Ciisaat didorong untuk mengambil peluang pengembangan potensi Desa Cisaat sehingga  mampu meningkatkan penghasilan warga setempat.

Potensi Desa Cisaat yang bisa dikembangkan adalah potensi buah nanas, wisata edukasi susu sapi perah, dan satu program yang memiliki unsur keberlanjutan energi baru dan terbarukan, yaitu produk arang dari kayu mahoni yang sudah diekspor.

“Subang ini destinasi yang lokasinya tidak terlalu jauh dengan Jakarta dan menawarkan potensi yang menarik bagi wisatawan. Yang bisa diunggulkan adalah wisata edukasinya karena lain dari pada yang lain, saya harapkan ini menjadi best practice bagi desa wisata lain,” kata Menteri Pariwisata Sandiaga Uno.

Bidang peternakan untuk Desa Wisata Cisaat menjadi salah satu unggulan bahkan di Kabupaten Subang sendiri wilayah selatan Subang terutama wilayah Desa Wisata Cisaat menjadi salah satu sentral penghasil susu murni, jadi para wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Cisaat disuguhkan bahkan bisa mencoba bagaimana cara memelihara ternak sapi perah atau bahkan cara memerah susu sapi yang biasa kita konsumsi, kita bisa praktek langsung dengan para peternak setempat.

Dari hasil peternakan bisa diolah berbagai kuliner salah satunya yang diproduksi atau dibuat oleh warga di Desa Wisata Cisaat yaitu yoghurt salah satu susu permentasi yang baik konsumsi oleh tubuh kita, bahkan para wisatawan bisa mencoba bahkan praktek langsung bagaimana cara membuat yoghurt tersebut. (Victor)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU