21 April 2026
HomeBeritaJateng dan Jatim Siap Terima Pemudik  

Jateng dan Jatim Siap Terima Pemudik  

SHNet, JAKARTA – Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim) adalah dua propinsi tujuan utama arus mudik Lebaran 2022. Setidaknya dari 85,5 juta jiwa perkiraan pemudik tahun ini, sebanyak 21,3 juta jiwa adalah tujuan Jateng.

Sementara tujuan kedua adalah Jatim, yang diperkirakan sebanyak 14,9 juta jiwa, disusul Sumatera Selatan sekitar 1,3 juta jiwa. Sedangkan sisanya akan menyebar ke berbagai propinsi lainnya Data tersebut merujuk pada hasil survei yang dilakukan Litbang Kementerian Perhubungan.

Terhadap hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jateng, Henggar Budi Anggoro, dalam diskusi dari bertema “Berkah Mudik untuk Daerah” yang digelar FMB9 di Jakarta,  Senin (25/4) mengatakan pihaknya sudah siap untuk menyambut para pemudik. Tidak hanya untuk pemudik yang datang ke Jateng, pihaknya juga bahkan siap melayani para pemudik yang akan melintas dari Jakarta ke Jawa Timur yang diperkirakan mencapai 16,8 juta orang.

“Jadi secara keseluruhan, di Jawa Tengah ini pada prinsipnya sudah siap semua. Karena memang nanti termasuk rencana pemberlakuan one way itu kan nanti berakhir di KM 141,” katanya.

Berbagai skenario pun telah disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan, termasuk jalur-jalur alternatif yang bisa dilalui. Ia mengatakan, ada lima ruas jalan yang dapat digunakan pemudik untuk melintas dari ujung timur ke barat Pulau Jawa dan sebaliknya. Antara lain jalan Pantura, jalan tol, jalur tengah dan jalur Pansela serta jalur lingkar selatan- selatan.

Kesiapan juga disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jatim, Hudiyono. Ia mengatakan Pemda Jatim telah melakukan sejumlah persiapan, termasuk melakukan koordinasi antara Gubernur Jatim bersama Pangdam, Kapolda dan unsur Forkopimda se-Jatim. Pemda Jatim juga menyediakan 10 bus gratis bagi warga Jatim yang saat ini merantau di Jakarta. Bis tersebut  siap mengantar para pemudik ke kabupaten atau kota di Jatim, Selasa, 26 April 2022.

Sesampai di Jatim, pemda juga telah menyiapkan berbagai lokasi wisata, yakni desa-desa wisata untuk dikunjungi. “Ada desa wisata dan ada desa devisa di berbagai titik di Jawa Timur. Sehingga ekonomi di desa dan kelurahan di Jawa Timur bisa benar-benar hidup,” katanya.

Saat mengunjungi lokasi wisata tersebut, Pemda Jatim juga telah menyiapkan langkah antisipatif preventif untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid- 19. “Pemprov sudah berkoordinasi dengan para kepala daerah untuk mewajibkan pemasangan barcode bagi warga di lokasi wisata. Serta mewajibkan membatasi jumlah pengunjung,”katanya. (ino)

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU