SHNet, Jakarta-Jalan Simpang Pasar Cikereteg, Desa Ciderum yang berada di Jalan Raya Bogor-Sukabumi selalu ramai dilalui truk-truk besar yang membuat terjadinya kerusakan jalan di sana. Untungnya, AQUA yang sangat dekat lokasi operasionalnya dari jalan tersebut ikut aktif dalam perbaikan jalan-jalan yang rusak di sana.
“Tiap menit ada saja truk-truk yang melewati persimpangan jalan pasar Cikereteg ini. Truknya macam-macam, ada mobil box dari Mayora yang besar-besar, truk Aqua, truk-truk pasir, truk batu, mobil tangki air, gas elpiji, dan banyak lagi truk-truk besar lainnya juga lewat dari jalan ini. Jadi, tidak hanya truk AQUA saja. Kalau AQUA kan mau nggak mau harus melewati jalan ini karena memang pabriknya dekat dari sini” ujar Warto, seorang pengemudi angkutan umum yang hampir setiap hari ngetem di Jalan Simpang Pasar Cikereteg.
Menurutnya, setiap kali ada kerusakan jalan di persimpangan jalan Pasar Cikereteg ini, pihak AQUA Ciherang selalu aktif untuk memperbaikinya. “Baru-baru ini saja sudah ada tiga kali dibetuli AQUA. Padahal truk-truk besar yang lewat sini macam-macam termasuk mobil-mobil box yang besar-besar dari Mayora. Tapi, yang aktif memperbaikinya kelihatannya Cuma dari AQUA saja,” ungkap pria yang tinggal di Kampung Belakang, dekat Pasar Cikereteg ini.
Menurut Warto, warga sudah terbiasa dengan kondisi jalan persimpangan jalan Pasar Cikereteg yang dilalui banyak truk-truk besar dan sama sekali tidak mempermasalahkannya. “Warga sudah terbiasa. Apalagi jalan-jalan yang rusak kan juga cepat diperbaiki. Setiap ada kerusakan AQUA langsung memperbaikinya,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan Doni, seorang pengemudi ojek, yang sehari-harinya mangkal di jalan persimpangan Pasar Cikereteg. “Tidak ada masalah bagi warga. Karena setiap ada jalan yang rusak cepat diperbaiki,” katanya.
Sekretaris Kepala Desa Ciderum, Obang, menyampaikan pihak AQUA selalu berinisiatif untuk memperbaiki jalan yang rusak. Tidak hanya perbaikan jalan saja, menurutnya, AQUA Ciherang juga melakukan pelebaran jalan-jalan di sekitar wilayah pabriknya. “Yang jelas, tidak pernah ada warga yang komplen. Karena, setiap ada kerusakan jalan, selalu cepat diperbaiki,” tukasnya. (cls)

