19 April 2026
HomeBeritaEkonomiChristovita Wiloto: Tahun Ini Kami Adakan New York Indonesia Investment Forum By...

Christovita Wiloto: Tahun Ini Kami Adakan New York Indonesia Investment Forum By Sector Series

SHNet, JAKARTA – Indonesia punya peluang investasi yang besar. Indonesia Investment Forum By Sector Series diadakan secara rutin di Singapura, Hongkong New York dan banyak pusat investasi global lainnya di dunia sejak tahun 2013.

Forum ini membahas berbagai peluang investasi di Indonesia dan akan membuka dialog antara pelaku bisnis Indonesia sebagai target investasi dengan Investor Global.

Christovita Wiloto, Founder dan Chairman Indonesia Investment Forum optimistis dengan sejumlah agenda mereka.

“Tahun ini kami akan mengadakan New York Indonesia Investment Forum By Sector Series. Pada Juli dan Agustus 2022 kami akan mengadakan 3 webinar gratis. Pada September, Oktober, dan November 2022 kami akan mengadakan  konferensi langsung di NYC,” kata Christovita Wiloto kepada media, Rabu (29/6/2022)

Pada tanggal 6 dan 20 Juli, free webinar Road to New York, Indonesia Investment Forum, topiknya adalah INVESTASI DI INFRASTRUKTUR INDONESIA bagian 1 dan 2.

Dengan pembicara :

  1. Mychal Jefferson Chairman Hamershlag Private
  2. Destiawan Soewardjono President Director Waskita Karya
  3. Hendra Purnama Direktur Investasi Dayamitra Telekomunikasi
  4. Christovita Wiloto Founder & Chairman Indonesia Investment Forum
  5. Aline Wiratmaja Moderator Indonesia Investment Forum

Adapun waktu penyelenggaraan serempak di seluruh dunia pada Senin 6 Juli, 2022. Dengan waktu sesuai negara bersangkutan :

New York : 9-11 am

Jakarta: 8-10 pm

Tokyo, Seoul: 10-12 pm

London : 2-4 pm

Paris: 3-5 pm

Singapore, Hongkong, Shanghai: 9-11 pm Dubai: 5-7 pm

Christov menjelaskan, “Sektor Infrastruktur di Indonesia diperkirakan tumbuh pada CAGR sekitar 3% selama periode perkiraan. Pemerintah Indonesia meningkatkan kebutuhan investasi infrastrukturnya sebesar USD 429,7 miliar pada 2020-2024.

Saat ini, pembiayaan infrastruktur melalui Pemerintah  dan Skema Kerjasama Swasta telah mencapai 83 proyek dengan total investasi USD 40 miliar”.

Meskipun 30 proyek dengan nilai total USD 50 miliar dihasilkan untuk skema pembiayaan belanja anggaran non-pemerintah.  Skema KPBU (Public-Private Partnership) direncanakan untuk membangun 11 proyek dengan potensi nilai proyek Rp19,7 triliun pada 2020.

Selain itu, pemerintah memiliki empat fokus anggaran, yaitu pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan infrastruktur. Silakan klik www.indonesiainvestmentforum.com daftar dan ikuti webinar gratis.  (Nonnie Rering)

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU