Jakarta — Forum Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi (FAME) menyelenggarakan Pelantikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FAME se-Indonesia, Rapat Kerja Pengurus FAME Tahun 2026, serta Bedah Buku Indonesia Naik Kelas di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh 17 DPW dari total 24 DPW FAME se-Indonesia, mencerminkan soliditas dan konsolidasi nasional organisasi.
Ketua Umum FAME Pusat, Dr. Dany Amrul Ichdan, S.E., M.Sc., yang juga menjabat Wakil Direktur Utama (Wadirut) MIND ID, mengatakan, FAME berkomitmen memperluas kontribusi keilmuan dan pemikiran strategis bagi pembangunan ekonomi nasional.
Dia mengharapkan, jejaring DPW yang kuat di berbagai daerah mampu berbagi gagasan dan praktik terbaik tanpa batas wilayah.
“Melalui jejaring DPW, FAME diharapkan mampu berkontribusi lebih luas dengan menyampaikan pemikiran berbasis kajian akademik dan pengalaman praktis, sehingga dapat mendorong Indonesia naik kelas,” ujar Dany.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, FAME mengangkat bedah buku Indonesia Naik Kelas karya Dr. Dany Amrul Ichdan. Buku ini menekankan bahwa Indonesia perlu bergerak dari ketergantungan pada bantuan sosial menuju pembangunan yang meningkatkan kapasitas masyarakat agar lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing tinggi.
Pembangunan yang diusung buku ini bukan sekadar pertumbuhan angka ekonomi, tetapi pertumbuhan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat secara inklusif.
Konsep Indonesia Naik Kelas juga menguraikan pentingnya penguatan keterampilan tenaga kerja, pemberdayaan kewirausahaan, serta hilirisasi industri sebagai instrumen penting untuk menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja di dalam negeri.
Buku ini relevan dengan target menurunkan angka kemiskinan nasional di bawah 5 persen melalui strategi pemberdayaan masyarakat dan peningkatan daya saing ekonomi nasional.
Menurut Dany, gagasan dalam buku tersebut sejalan dengan peran FAME sebagai wadah pemikir yang mendorong kebijakan publik berbasis bukti dan berorientasi jangka panjang.
Dany menjelaskan, pembangunan nasional membutuhkan pemikiran kritis yang objektif dan independen.
FAME memposisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah dengan peran memberikan saran dan kritik yang konstruktif, berbasis data, riset, dan etika akademik, khususnya di bidang ekonomi, akuntansi, dan manajemen.
Melalui pelantikan DPW dan Rapat Kerja Pengurus Tahun 2026, FAME menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran organisasi di tingkat nasional dan daerah, serta berkontribusi aktif dalam mengawal agenda pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.(den)

