6 May 2026
HomeBeritaJalan Menuju Dunia Podcasting dengan Pelatihan "Scriptwriting"

Jalan Menuju Dunia Podcasting dengan Pelatihan “Scriptwriting”

SHNet, Jakarta — Sebanyak 140-an siswa dari kelas X, XI, dan XII SMAK Tirta Marta BPK PENABUR Pondok Indah hari ini mengikuti pelatihan scriptwriting untuk podcast yang diselenggarakan di sekolah, pada Kamis (25/09/2025) . Kegiatan ini bertujuan membekali para siswa dengan pengetahuan dan keterampilan menulis naskah, khususnya bagi mereka yang tertarik dengan dunia media dan ingin menjadi seorang podcaster.

Pelatihan ini terasa istimewa dengan kehadiran Frisca Artinus, seorang dosen dari Institut Media Digital Emtek (IMDE), sebagai pembicara. Keahlian Frisca Artinus di bidang penulisan naskah tidak perlu diragukan, mengingat pengalamannya mengikuti pelatihan bersama penulis skenario terkenal dari Korea, Oh Sang Oh, yang sukses di balik serial drama Taxi Driver. Pengalaman ini menjadi nilai tambah yang membuat materi pelatihan menjadi sangat relevan dan mendalam.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMAK Tirtamarta BPK PENABUR, Hendro Lumbanraja, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif sekolah untuk memberikan keterampilan praktis yang relevan dengan perkembangan industri media. “Kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak yang memiliki minat di bidang media untuk belajar langsung dari ahlinya. Keterampilan menulis skrip adalah fondasi penting, terutama bagi mereka yang ingin memulai atau mengembangkan podcast,” ujar beliau.

Foto bersama tim IMDE dan siswa SMAK Tirtamarta BPK PENABUR

Institut Media Digital Emtek, yang merupakan bagian dari Emtek Group—sebuah grup media terkemuka di Indonesia—membawa pengetahuan industri yang terbukti sukses ke dalam lingkungan sekolah. Pelatihan ini bukan hanya sekadar teori, tetapi juga memberikan wawasan tentang bagaimana praktik di dunia nyata.

Selama sesi pelatihan, para siswa diajak untuk memahami elemen-elemen penting dalam naskah podcast, mulai dari struktur, alur cerita, hingga cara menyapa audiens secara efektif. Ketika sesi simulasi, salah satu siswa, Vianka, mengungkapkan manfaat yang dirasakannya. “Pelatihan ini sangat berguna, terutama untuk mendorong podcast yang sudah berjalan di sekolah. Kami jadi tahu cara yang lebih efektif untuk menyapa audiens dan membuat percakapan lebih menarik,” katanya.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan para siswa dapat menerapkan ilmu yang mereka dapat untuk menghasilkan konten-konten podcast yang lebih berkualitas dan terstruktur. Keterampilan ini tidak hanya berguna untuk saat ini, tetapi juga menjadi bekal berharga di masa depan, sejalan dengan semakin berkembangnya ekosistem media digital. (sur)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU