25 September 2026
HomeBeritaEkonomiJITEX 2026 Resmi Dibuka, Dorong Jakarta Jadi Gerbang Perdagangan dan Investasi Global

JITEX 2026 Resmi Dibuka, Dorong Jakarta Jadi Gerbang Perdagangan dan Investasi Global

SHNet, JakartaAsian Trade, Tourism and Economics Council (ATTEC) dan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) resmi membuka Jakarta International Investment, Trade, Tourism & SMEs Expo (JITEX) 2026. Mengusung tema “Ignite the Economy”, JITEX2026 berlangsung pada 16–19 September 2026 di JIExpo Convention Centre & Gedung Pusat Niaga, Kemayoran, Jakarta.

JITEX 2026 hadir sebagai economic activation platform yang mempertemukan pelaku usaha dengan buyer, investor, pemerintah, asosiasi bisnis, serta mitra dari dalam dan luar negeri.

Penyelenggaraan JITEX menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang semakin terhubung dengan jaringan perdagangan, investasi, dan bisnis internasional.

Sebagai platform yang mempertemukan berbagai kepentingan ekonomi, JITEX 2026 membawa semangat “Ignite the Economy” melalui empat tahapan utama, yaitu Explore, Deal, Commit, dan Thrive. Tahapan ini menggambarkan proses mulai dari mengeksplorasi peluang dan pasar baru, membangun kesepakatan bisnis, memperkuat komitmen melalui kerja sama dan investasi, hingga mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

“JITEX 2026 bukan hanya exhibition, tetapi menjadi platform untuk mempertemukan supply dan demand. Kami ingin mempertemukan buyer, investor, dan business partner dari berbagai jaringan dengan produk dan potensi yang ada di Indonesia. Dari pertemuan ini, kami berharap dapat lahir transaksi, investasi, dan kerja sama yang tidak berhenti selama penyelenggaraan JITEX, tetapi terus berkembang setelahnya,” ujar Budihardjo Iduansjah, Ketua Umum ATTEC dan HIPPINDO.

Menurut Budihardjo, posisi Jakarta sebagai pusat perdagangan, jasa, investasi, pariwisata, dan ekonomi kreatif menjadi modal penting untuk memperluas konektivitas ekonomi Indonesia dengan pasar internasional. Karena itu, JITEX 2026 dirancang tidak hanya sebagai ruang untuk memperkenalkan produk dan potensi usaha, tetapi juga sebagai wadah untuk mempertemukan kebutuhan pasar dengan peluang bisnis.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan JITEX 2026 menunjukkan bahwa Jakarta dapat mengambil peran lebih besar dalam membuka akses terhadap peluang investasi dan pasar internasional.

Ia berharap penyelenggaraan JITEX dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menghadirkan platform serupa sehingga peluang investasi dapat berkembang di berbagai wilayah.

“JITEX 2026 menunjukkan bahwa Jakarta dapat mengambil peran lebih besar dalam

membuka akses terhadap peluang investasi dan pasar internasional. Kami berharap penyelenggaraan JITEX dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menghadirkan platform serupa, sehingga peluang investasi dapat berkembang di berbagai wilayah. Ke depan, JITEX diharapkan terus menjadi ruang yang mempertemukan peluang dengan pelaku usaha dan mendorong kolaborasi yang berkelanjutan, dari Explore, Deal, Commit hingga Thrive,” ujar Ni Luh Puspa.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan JITEX 2026 menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan Jakarta menuju pasar global sekaligus bagian dari transformasi Jakarta sebagai kota global.

“Jakarta tidak lagi cukup puas menjadi kota metropolitan yang besar secara populasi dan anggaran, tetapi harus bertransformasi menjadi hub global yang terhubung dengan rantai nilai dunia. JITEX 2026 menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan Jakarta menuju pasar global,” ujar Rano Karno.

Penyelenggaraan JITEX juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendorong Jakarta masuk ke jajaran 20 kota global teratas dunia pada 2045. Melalui penguatan konektivitas perdagangan, investasi, serta jejaring internasional, JITEX diarahkan untuk turut membangun Jakarta sebagai Competitive Global City sekaligus Global Creative Hub.

JITEX 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mempertemukan berbagai kepentingan dalam satu ekosistem ekonomi, mulai dari pameran produk lokal dan internasional, JITEX Business Matching dan Business Matching P3DN DKI Jakarta, forum bisnis dan investasi, penandatanganan MoU, diskusi panel dan talkshow, workshop, FGD, hingga networking programme.

Rangkaian tersebut turut diperkuat dengan kehadiran Asia Food & Ecosystem Expo (AFEX) dan Asia Sourcing Expo (ASE) sebagai pameran internasional, serta Asia Food & Ecosystem Summit dan ATTEC Global Investment Forum yang menjadi ruang diskusi dan konektivitas bagi pelaku usaha, investor, pemerintah, serta mitra dari Indonesia dan pasar internasional.

Tidak hanya menyasar kalangan bisnis dan investor, JITEX 2026 juga menghadirkan JITEX Culinary Festival, JITEX Concert, serta pertunjukan kebudayaan sebagai ruang interaksi bagi masyarakat Jakarta. Berbagai aktivitas tersebut menghubungkan aktivitas ekonomi dengan pariwisata, kreativitas, budaya, dan potensi lokal Jakarta.

Melalui semangat “Ignite the Economy”, JITEX 2026 diarahkan untuk memperkuat konektivitas Jakarta dengan pasar nasional maupun internasional. Pertemuan antara pelaku usaha, buyer, investor, pemerintah, dan mitra strategis diharapkan dapat membuka peluang perdagangan dan investasi, memperluas akses pasar, serta mendorong terbentuknya kerja sama yang berkelanjutan.

Lebih dari sekadar pameran, JITEX 2026 menjadi bagian dari langkah Jakarta untuk membangun ekosistem ekonomi yang terbuka, kompetitif, dan terhubung dengan dunia.

Dengan mempertemukan potensi lokal dengan jaringan global, JITEX diharapkan dapat memperkuat peran Jakarta sebagai kota global sekaligus menjadi pintu masuk bagi potensi Indonesia menuju pasar internasional. (Stevani Elisabeth)

 

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU