23 January 2026
HomeBeritaEkonomiKEK Pulau B dan Harapan Menjadikan Kembali Surabaya Kota Maritim

KEK Pulau B dan Harapan Menjadikan Kembali Surabaya Kota Maritim

SHNet, Jakarta– PT Granting Jaya Surabaya menyampaikan bahwa proyek Surabaya Waterfront Land (SWL) di kawasan Kenjeran merupakan bagian dari program strategis nasional (PSN) yang dirancang untuk memperkuat ekosistem ekonomi maritim Indonesia, melalui pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Perikanan Terpadu Pulau B.

Percepatan proses perizinan dan legalitas investasi menjadi kunci berhasilnya pengembangan kawasan ekonomi di Pantai Timur Surabaya.

Konsultan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pulau B, Aji Sularso, menegaskan bahwa percepatan proses perizinan dan legalitas investasi menjadi faktor utama keberhasilan pengembangan kawasan ekonomi di Pantai Timur Surabaya. Menurut Aji, proyek Surabaya Waterfront Land (SWL) telah memiliki dasar hukum yang kuat, termasuk perolehan izin prinsip dan PKKPRL (Pemanfaatan Ruang Laut) dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, percepatan tahapan administrasi dan perizinan mutlak dilakukan agar manfaat investasi segera dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

“Kuncinya sekarang justru harus dipercepat, jangan mundur karena proyek ini sudah memiliki dasar hukum yang kuat. Proses percepatan harus dijaga agar tidak tertahan oleh kendala administratif maupun dinamika politik di tingkat lokal,” ujar Aji dalam kegiatan Sosialisasi dan Publikasi Proyek SWL dan KEK Pulau B di Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Reklamasi Pulau B sebagai bagian dari proyek SWL memiliki tujuan strategis ganda:

1. Memperbaiki pendangkalan pantai Kenjeran yang telah menghambat aktivitas perikanan dan pelayaran di kawasan timur Surabaya.

2. Mendukung pendalaman alur pelayaran Timur Surabaya agar dapat dilayari kapal dengan draft besar, menjadikan kawasan ini jalur logistik utama Indonesia Timur menuju Surabaya sebagai hub nasional dan internasional.

Selain fungsi ekonomi, proyek ini juga memiliki dimensi strategis pertahanan laut. Pendalaman alur pelayaran akan mendukung lalu lintas kapal perang TNI AL menuju pangkalan strategis di wilayah Surabaya dan Madura.

Direktur PT Granting Jaya, Agung Pramono menjelaskan proyek reklamasi Pulau B bertujuan mengembalikan fungsi maritim Surabaya yang menurun akibat sedimentasi selama hampir satu dekade terakhir.

“Pembangunan ini diharapkan menjadi langkah besar menjadikan Surabaya kembali sebagai kota maritim Indonesia,” ujar Agung.

Kawasan ini dirancang menjadi pusat kegiatan maritim, industri pengolahan hasil laut, logistik, pariwisata, dan konservasi mangrove.

Dengan visi menjadikan Pulau B sebagai hub perdagangan ikan internasional, kawasan ini ditargetkan mampu meningkatkan nilai ekspor perikanan Surabaya hingga 300% dalam lima tahun, menyerap lebih dari 2.000 tenaga kerja, serta memberdayakan 5.000 nelayan lokal melalui akses pasar langsung dan pelatihan. (Stevani Elisabeth)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU