1 December 2021
HomeBeritaPariwisataLabuan Bajo, Flores, NTT Siap Menyambut Wisnus

Labuan Bajo, Flores, NTT Siap Menyambut Wisnus

SHNet, Jakarta– Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menyelenggarakan pameran “Exotic NTT-Flores Beyond Your Imagination”, di Gandaria City Jakarta, 15-17 Oktober 2021.

Exotic NTT yang digagas oleh BPOLBF merupakan sebuah pameran terkini bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif Nusa Tenggara Timur untuk kembali mengingatkan lagi publik di luar Labuan Bajo terutama Ibukota Jakarta bahwa gaung tentang dunia misterius Komodo yang eksotik dan ikonik bisa terus hidup gaungnya meskipun pandemi dalam dua tahun terakhir telah ikut menggerus dunia pariwisata di Labuan Bajo dan Flores umumnya.

Jakarta sendiri dipilih sebagai lokasi pameran karena ada akses langsung penerbangan dari dan ke Labuan Bajo di Flores dengan Ibukota Republik Indonesia. Beberapa maskapai nasional telah memastikan penerbangan dari dan ke Labuan Bajo akan tetap ada meskipun pandemi sempat membuat beberapa wisatawan menyusut drastis.

“Ini menjadi salah satu alat branding yang luar biasa kuat dan akan menjadi annual event yang diselenggarakan oleh BPOLBF dan banyak hal yang coba kita tawarkan juga untuk para pengunjung yang datang di Jakarta,” ujar Direktur Pemasaran BPOLBF Raisa Niloperbowo, Jumat (15/10).

Pameran Exotic NTT bukan saja menawarkan potensi wisata di Labuan Bajo dan sekitarnya tapi juga memadukannya dengan sensasi pengalaman canggih di booth Virtual Reality/Augmented Reality yang secara visual memanjakan mata dan telinga. Selain itu, ada juga booth Travel Fair Corner yang menampilkan para pelaku usaha di Labuan Bajo dan sekitarnya mulai dari jasa penginapan hingga jasa tur ke berbagai pulau di sekitar Labuan Bajo.

Menariknya, para pengunjung yang datang juga bisa langsung ke photo booth dan ikut merasakan sensasi saat memakai baju adat lokal dari Nusa Tenggara Timur dan berfoto dengan kostum adat yang kaya nilai lokal itu tanpa dikenakan biaya sama sekali. Selain itu pengunjung yang datang juga bisa melihat secara langsung bagaimana miniatur rumah adat Labuan Bajo dan Flores, replika komodo, kapal pinisi yang ikonik hingga replika pohon enau yang menjadi tanaman endemik setempat.

“Selain itu kami juga menawarkan kepada para pengunjung bagaimana nikmatnya kopi asal Flores yang perkebunannya dekat dengan Labuan Bajo di booth coffee corner, bisa mencicipi kopi nikmat, dan tentunya bisa membeli oleh-oleh juga mulai dari kuliner hingga kriya khas Labuan Bajo dan Flores di satu tempat dengan harga variatif karena semuanya adalah binaan langsung dari BPOLB,” ujar Raisa Lestari Niloperbowo, Direktur Pemasaran BPOLBF.

Ia mengatakan, tujuan acara ini untuk meningkatkan awarnes masyarakat terhadap potensi pariwisata dan ekraf di Labuan Bajo, Flores dan NTT

“Harapannya, setelah pandemi , wisnus berkunjung ke labuan bajo, Flores dan NTT. Flores, Labuan Bajo NTT, siap menerima wisnus,”ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sony Libing mengatakan, pemerintah terima kasih ke Badan Otoritas Labuan Bajo Flores yang telah menyelenggarakan pameran ini. Dia berharap, kegiatan ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, selama 4 tahun belakangan ini, pemerintah daerah gencar membangun pariwisata dan pemberdayaan masyarakat.

“Mental masyarakat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kami siapkan. Kami berharap mereka jadi tuan rumah bukan jadi penonton,” ujar Sony.

Wamen Parekraf Angela Tanoesoedibjo saat mengunjungi pameran Exotic NTT-Flores Beyond Your Imagination, Jumat (15/10). (IST)

Untuk membangkitkan kembali sektor parekraf di Labuan Bajo, Flores dan NTT, pemerintah daerah gencar melakukan vaksinasi. Saat ini sudah ada 67 masyarakatnya yang sudah divaksin. “Kami berharap akhir tahun 100 persen masyarakat yang sudah di aksin,” tuturnya.

Ia optimis, tahun 2022 merupakan tahun pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selama tiga hari berlangsung di Gandaria City, para pengunjung yang datang juga bisa menikmati alunan pertunjukkan musik khas Nusa Tenggara Timur yang dibawakan langsung oleh musisi berdarah Flores yang berdomisili di Jakarta, seperti grup musik Mukarakat. Untuk yang penasaran dengan alat musik khas Nusa Tenggara Timur seperti sasando, setiap harinya juga akan ada pertunjukkan musik langsung sasando yang unik dan menghanyutkan jiwa. Jangan sampai terlewatkan!

Pameran ini juga nantinya akan menerapkan kecanggihan dunia digital marketing yang masif seperti penggunaan media sosial di beberapa kanal yang dikombinasikan dengan perlombaan foto bagi pengunjung yang datang serta masyarakat luas yang tidak sempat hadir di tempat acara sebagai stimulus agar pariwisata di Labuan Bajo dan Flores bisa terus berkesinambungan dan diingat sebagai destinasi yang masuk bucket list.

Labuan Bajo sendiri menawarkan berbagai hal menarik terutama pesona wisata bahari yang masih murni dan alami serta keragaman budaya khas Nusa Tenggara Timur yang mengedepankan nilai-nilai lokal yang tidak kalah atraktif. Sebuah destinasi yang komplit dan bisa menjadi alternatif untuk para pelancong domestik maupun wisatawan mancanegara yang sudah haus akan liburan setelah terkurung oleh pandemi Covid-19. (Stevani Elisabeth)

 

ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU