18 April 2026
HomeBeritaEkonomiLiterasi Bantu Agen Asuransi Meyakinkan Nasabahnya

Literasi Bantu Agen Asuransi Meyakinkan Nasabahnya

SHNet, Jakarta- Duta Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) Deddy Karyanto mengatakan, peran literasi oleh para agen sangat penting untuk meyakinkan nasabah atau calon nasabahnya.

“Agen sebagai financial advisor harus bisa meyakinkan nasabah atau calon nasabah untuk tidak pernah menyesali membeli produk asuransi kendati terus membayar premi, meskipun musibah tidak terjadi,” ujar Deddy pada jumpa pers PAAI, di Jakarta, Senin (14/3/2022).

Menurut Financial Planner yang bersertifikasi ini, tujuan berasuransi adalah bagian dari managemen risiko atau sedia payung sebelum hujan. Ini perlu disosialisasikan terus kepada masyarakat.

“Edukasi adalah bagian terpenting bagi masyarakat dan tugas PAAI sebagai wadah para agen asuransi, membuat masyarakat lebih memahami bahwa asuransi bukan sekedar tabungan belaka,” kata Deddy.

Ia mengatakan, mengedukasi masyarakat bahwa proteksi itu penting. Terlebih saat pandemi, memiliki asuransi menjadi sebuah kebutuhan karena asuransi dapat memproteksi risiko finansial nasabah di masa depan.

Mengutip data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), industri asuransi jiwa telah melindungi sebanyak 65,56 juta jiwa masyarakat Indonesia pada 2021 dengan nilai total uang pertanggungan sebesar Rp 4.360,81 triliun. Sementara, total klaim dan manfaat yang dibayar industri asuransi jiwa sebesar Rp 159,43 triliun. Termasuk dalam hal klaim Covid-19.

AAJI mencatat dari periode Maret 2020 hingga Desember 2021 industri asuransi jiwa telah membayar klaim terkait Covid-19 sebesar Rp 8,82 triliun.

Data AAJI dalam periode 2016 sampai dengan Oktober 2021 industri asuransi jiwa telah membayarkan klaim dan manfaat terkait dengan produk unit-link lebih dari Rp 335 triliun untuk 4,9 juta polis dan 5,5 juta tertanggung.

Sementara itu, Praktisi Asuransi Bonita Larope mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum memikirkan perlunya diproteksi.

“Mereka mengira bahwa orang lain bisa terkena penyakit kronis, kecelakaan, kebakaran dan lain sebagainya, tetapi dirinya tidak, dengan alasan masih muda, sehat, rajin berolahraga dan hati-hati,” ujar Bonita.

Ia mengatakan, apabila kita peduli terhadap keluarga, maka kita akan memutuskan untuk memiliki proteksi dari sekarang. (Stevani Elisabeth)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU