2 May 2026
HomeBeritaEkonomiMDRT Day Indonesia 2022, Momentum Kebangkitan Agen Asuransi Jiwa

MDRT Day Indonesia 2022, Momentum Kebangkitan Agen Asuransi Jiwa

SHNet, JakartaMillion Dollar Round Table (MDRT) Day Indonesia 2022 untuk pertama kalinya diselenggarakan secara hybrid (offline dan online), di Jakarta, Kamis (28/1).

Dengan mengusung tema “Together We Rise” MDRT Day Indonesia 2022 memberikan harapan baru dan optimisme bagi seluruh industri asuransi jiwa untuk kembali bangkit berkarya secara maksimal.

Data BPS menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2022 tercatat tumbuh 5,01% secara tahunan menandakan perekonomian Indonesia salah satu terbaik di dunia di tengah tekanan dan ketidakpastian global yang tinggi saat ini. Begitu pula dengan catatan inflasi Indonesia yang juga merupakan salah satu yang terendah saat ini di dunia, dengan nilai tukar rupiah yang paling stabil.

Committee Chair of MDRT Day Indonesia 2022, Kennedy Sumarlie mengatakan, adopsi digital, inovasi dan kreativitas agen diyakini mendukung ekselerasi para agen asuransi di tahun ini untuk kembali terbang lebih tinggi. Mengingat agen menjadi ujung tombak penetrasi industri asuransi di masyarakat.

“Harapan dan optimis agen asuransi untuk semangat lagi. Post pandemi beri angin segar bagi insan asuransi jiwa,” ujarnya.

Sementara itu, Country Chair MDRT Indonesia, Dedy Setio mengakui rekrutmen agen dan kompetensi agen menjadi perhatian utama dari Komite MDRT Indonesia. Saat ini jumlah MDRT Indonesia mencapai 2.643 anggota.

“Tahun 2023, kami optimis jumlah anggota MDRT Indonesia dapat mencapai 3.000 member,” kata Dedy.

Untuk menjadi anggota MDRT, lanjut Dedy, seorang agen asuransi perlu mengantongi target premi tahun pertama sebesar Rp 523.933.800. Sementara itu, untuk masuk ke dalam kualifikasi yang lebih tinggi yakni Court of The Table (COT) dan Top of The Table (TOT), seorang agen harus mengumpulkan premi masing-masing sebesar Rp 1.571.801.400 dan Rp 3.143.602.800 per tahun.

MDRT Day Indonesia 2022 secara hybrid diikuti oleh 200 peserta offline dan lebih dari 3400 peserta online. (Stevani Elisabeth)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU