SHNet, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif bersama Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif yang dilaksanakan di The Hermitage Hotel, Jakarta Pusat, kemarin
Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama, Dessy Ruhati bersama Ketua ILUNI UI, Didit Ratam disaksikan oleh Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya dan sejumlah pejabat Kemenekraf dalam rangka mendukung ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru ekonomi nasional.
“Ini adalah pekerjaan besar bagi kita bersama untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Menekraf Riefky.
Kemenekraf berupaya untuk merangkul dan mengajak seluruh stakeholder dari unsur bisnis, pemerintah, komunitas, media, lembaga keuangan dan tentunya akademisi. ILUNI UI dalam hal ini berperan sebagai akademisi pada unsur hexahelix ekraf.

“Dalam pengembangan ekonomi kreatif, diperlukan pembinaan, pengembangan, dan pendampingan. Tidak hanya di pusat, tetapi juga di daerah. Kerja sama ini akan sangat membantu karena kami dari Kementerian butuh kolaborasi dengan semua pihak. Termasuk dengan para akademisi, dalam hal ini Universitas Indonesia,” kata Menekraf Riefky.
Adapun ruang lingkup kesepahaman bersama tersebut meliputi 4 hal, antara lain pertukaran data dan informasi di bidang ekonomi kreatif; dukungan pengembangan inovasi kebijakan ekonomi kreatif; pendidikan dan pelatihan pelaku ekonomi kreatif; dan kerja sama atau kegiatan lain sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
“Pengembangan ekonomi Indonesia juga harus berbasis ekonomi kreatif. Upskilling dan reskilling dari terutama teman-teman alumni-alumni muda untuk di bidang ekonomi kreatif sangat kita butuhkan. Sehingga, seperti dikatakan Pak Menteri, ini adalah sebuah kerja besar,” ujar Ketua ILUNI UI, Didit Ratam.
Turut mendampingi dalam penandatanganan tersebut, Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama, Dessy Ruhati; Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Yuke Sri Rahayu; Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Muhammad Neil El Himam; Staf Ahli Bidang Riset, Pendidikan dan Hubungan Kelembagaan, Dian Permanasari; serta Staf Ahli Bidang Pendanaan dan Pembiayaan, Restog Krisna Kusuma. (Stevani Elisabeth)

