7 July 2022
HomeBeritaMenkes: Indonesia Transisi Menuju Endemi COVID-19

Menkes: Indonesia Transisi Menuju Endemi COVID-19

SHNet, Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Indonesia dalam proses transisi dari pandemi menuju endemi COVID-19.

“Transisisi menuju endemi dilakukan secara bertahap, tidak bisa sekaligus,” kata Menkes di Tanjungpinamg, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (18/5).

Upaya pemerintah untuk menuju endemi dengan mengendorkan beberapa protokol kesehatan yang tadinya sangat ketat, seperti bebas masker di luar ruangan dan peniadaan tes COVID-19.

Menurutnya hal tersebut secara tak langsung juga dapat mendidik masyarakat agar terbiasa menjaga protokol kesehatan masing-masing individu.

“Semua penyakit menular yang menjadi endemi, salah satu cirinya itu masing-masing individu sudah paham penyakitnya seperti apa, bagaimana menjaga protokol kesehatan, dan penanganannya jika sudah terpapar,” ujar Budi.

Budi menyampaikan terkait bebas masker di luar ruangan, masyarakat diminta menyesuaikan diri jika berada di lingkungan padat orang atau melihat teman-teman di sekitar bergejala demam, batuk dan bersin-bersin, supaya tetap memakai masker untuk menghindari kemungkinan penularan wabah COVID-19.

“Kalau memang merasa aman dan nyaman, silakan dilepas saja maskernya,” ujar Budi.

Ia menambahkan sesuai yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa selama ini tingkat disiplin penggunaan masker masyarakat Indonesia sangat tinggi, sehingga ini menjadi salah satu faktor dalam mengendalikan penyebaran COVID-19.

Selain itu, ujarnya, saat ini perkembangan kasus COVID-19 di Tanah Air semakin turun, yang mana di rumah sakit hampir tak ada pasien, termasuk angka meninggal karena COVID-19 juga sangat sedikit.

“Presiden Jokowi baru pulang dari Amerika. Di sana, penanganan COVID-19 di Indonesia dipuji setelah berhasil menurunkan kasus secara signifikan,” kata Menkes Budi.

Sementara itu, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan sebanyak 43.014.780 orang sudah mendapatkan dosis penguat (booster) vaksin COVID-19 setelah ada tambahan 280.112 hingga pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan data yang dikutip di Jakarta, Rabu, penerima dosis lengkap ikut bertambah 116.223 orang dan total menjadi 166.406.981 orang.

Kemudian jumlah orang yang sudah menerima dosis pertama vaksin COVID-19 mencapai 199.715.445 orang, setelah ada tambahan 70.974 orang.

Satgas menyebutkan, jumlah warga Indonesia yang dijadikan target sasaran vaksinasi berjumlah 208.265.720 orang. Diharapkan seluruh masyarakat setidaknya telah mendapatkan dosis lengkap sehingga imunitas tubuh tetap terbentuk dan terlindungi dari penularan COVID-19.

Selain data terkait vaksinasi, satgas juga melaporkan jumlah pasien yang sembuh sudah ada 5.891.190 orang, sedangkan angka kematian mencapai 156.498 jiwa.

Kemudian total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 ada sebanyak 6.051.532 kasus. Sementara kasus aktif yang ada di seluruh penjuru negeri mencapai 3.844 kasus.

Terakhir, sebanyak 4.809 orang kini menjadi suspek COVID-19 dan 152.172 spesimen sudah diperiksa di laboratorium di seluruh Indonesia. (Victor Andreas)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU