ROTE NDAO, SHNet-Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah langka di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejak akhir bulan November hingga awal Desember 2022 minyak tanah sudah mulai langka dan harganya melonjak.
Selain sulit didapat, harganya pun lumayan mahal yakni Rp 9000-Rp 11000 per liter. Itu pun didapat melalui antrian panjang di tempat-tempat penjualan minyak yang jaraknya cukup jauh bagi warga yang tinggal di daerah pedesaan.
“Cari minyak tanah susah, sebelumnya kami bisa dapat tapi mahal yakni Rp 9000 sampai Rp 11000. Sekarang sudah cari dimana-mana tapi tidak dapat lagi,” kata Kornalia, seorang ibu rumah tangga kepada Sinarharapan.net, Senin (5/12/2022).
Kornalia mengharapkan pemerintah segera menyikapi kelangkaan BBM jenis minyak tanah di wilayah Rote Ndao. Sebab sudah menjelang Hari Raya Natal sehingga kebutuhan minyak tanah cukup tinggi.
Ia menyampaikan, selain sulit didapat saat menjelang kelangkaan minyak tanah, harganya melonjak yakni Rp 9000-Rp 11000 sehingga pemerintah diminta untuk secepatnya mengatasi hal itu demi kepentingan masyarakat.
Kornalia mengharapkan, paling lambat satu atau dua hari lagi stok minyak tanah untuk kebutuhan masyarakat di Rote Ndao bisa terpenuhi. Hal ini penting agar masyarakat tidak susah mencari minyak tanah untuk kebutuhan sehari-hari.
“Minyak tanah ini kebutuhan pokok sehingga pemerintah segera sikapi kondisi ini agar masyarakat tidak susah mendapat minyak saat menjelang Natal dan Tahun Baru,” harap Kornalia.
Akibat dari kelangkaan minyak tanah, maka sebagian besar warga yang tinggal di daerah pedesaan terpaksa menggunakan kayu api untuk kebutuhan memasak.(dis)

