SHNet, Yogya-Ketimpangan peran seseorang dalam keluarga mempengaruhi fungsi sosial dalam tatanan masyarakat. Peristiwa konflik antar keluarga menjadi hal yang kini ramai diberitakan. Hubungan baik antara keluarga dapat menjadi buah baik keteladanan dan tumbuhnya banyak harapan. Hal tersebut ditandai dari berbagai kisah inspiratif selama proses kehidupan manusia.
Peran keluarga menumbuhkan berbagai macam makna di mata para perupa. Pameran “Drestanta” yang memiliki arti “panutan” atau “teladan” hadir dengan mengungkap bahasa visual yang khas. Dengan menghadirkan 20Â perupa, pameran ini memaparkan peran keluarga dalam merawat hati tiap nurani manusia.
Klowor Waldiono, Ismanto, Bob Sick Yudita, Laila Tifah, Z. Musthofa, Syam Terrajana memberi kita input memori terkait keteladanan keluarga. Digelarnya pameran ini kami yakini mampu memberi khazanah resiliensi tentang peran keluarga pada karya lukis, drawing, grafis, dan instalasi.

Pada fenomena keluarga dibutuhkan penggambaran umum yang mampu merealisasikan makna yang ingin disalurkan. Dengan terselenggaranya pameran ini kami berharap dapat memantik kesadaran dalam memahami arti penting sebuah keluarga pada masyarakat. Ruang pamer yang tersedia juga diharapkan dapat menjadi wadah edukasi, komunikasi, dan penghubung antara masyarakat dengan dunia seni.
Pembukaan 29 April 2023, pukul 16.00 WIB oleh Dr. Suwarno Wisetrotomo, M.Hum (Kurator Galeri Nasional Indonesia) dan akan berlangsung hingga 5 Mei. Adapun jam kunjung: 10.00–18.00 WIB. (sur)

