7 May 2026
HomeBeritaPenjabat Bupati Sumba Barat  Pimpin Penanaman 3.000 Anakan Bakau di Pantai Kerewei

Penjabat Bupati Sumba Barat  Pimpin Penanaman 3.000 Anakan Bakau di Pantai Kerewei

Waikabubak-Penjabat Bupati Sumba Barat Dra. Floury Rita Wuisan, MM memimpin penanaman 3000 anakan bakau (mangrove) di Pantai Kerewei, Sumba Barat NTT. Kegiatan ini dirangkaikan dengan peresmian Bantuan Air Bersih di Kampung Kadengara, Laboya Bawa, Sumba Barat, pada  Kamis (24/10/2024).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi  Asuransi Astra dan English Goes to Kampung dengan tajuk “Estafet Peduli Bumi” ini dihadiri Presdir Asuransi Astra Christopher Pangestu dan Wydia Adi Tjahjono (Asuransi Astra), Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumba Barat, Melkianus Lede Ubu Lage dan Founder Yayasan English Goes to Kampung, Asti Kulla.

Menurut Floury air bersih merupakan kebutuhan dasar dan menjadi fondasi bagi kehidupan yang sehat dan berkelanjutan. Ketersediaan ari bersih, katanya, juga merupakan syarat dasar dalam upaya penanganan stunting di Sumba Barat. Sampai dengan Agustus 2024, angka stunting di Sumba Barat sebesar 19,1 persen. “Masalah stunting bukan hanya karena kekurangan asupan gizi, tetapi juga dipengaruhi ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak. Dengan ketersediaan air bersih diharapkan akan membantu mengurangi resiko Kesehatan dan meningkatan Kesehatan anak,” jelas Floury.

Pada kesempatan itu, Bupati Floury juga mengharapkan agar Asuransi Astra dan English Goes to Kampung bisa menghibahkan fasilitas air bersih kepada pemerintah desa. Namun, dia berpesan agar pemerintah desa bertanggung jawab dan menjaga fasilitas yang ada untuk kebutuhkan masyarakat desa.

Berkaitan dengan penanaman bakau, Floury menjelaskan, bakau memiliki fungsi yang strategis untuk menjaga ekosistem pesisir, sekaligus bisa mengurangi kerusakan pesisir akibat abrasi air laut. Selain itu, bakau juga merupakan habitat yang sangat dibutuhkan aneka biota laut, termasuk ikan, kepiting dan sebagainya.

Floury berharap, penanaman bakau itu menjadi bentuk komitmen pemerintah dan masyarakat untuk melestarikan lingkungan pesisir pantai. Apalagi, katanya, pantai di Sumba Barat masuk sebagai kategori pantai terindah yang juga berpotensi untuk mendatangkan wisatawan.

Untuk itu, Floury berharap kepada semua pihak, terutama perangkat pemerintah di berbagai tingkatan dan bersama masyarakat untuk terus mengupayakan kegiatan pelestarian lingkungan, sehingga bisa mewariskan lingkungan yang sehat kepada generasi mendatang.(dd)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU