29 April 2026
HomeBeritaKesraProgram KT&G SangSang Univ. Zone UNJ Dukung Kemajuan Pendidikan di Indonesia

Program KT&G SangSang Univ. Zone UNJ Dukung Kemajuan Pendidikan di Indonesia

SHNet, Jakarta- KT&G SangSang Univ. Indonesia, sebagai sebuah CSR yang mendukung perkembangan anak muda, bercita-cita dapat berkontribusi lebih luas melalui salah satu program terbarunya yakni, KT&G SangSang Univ. Zone UNJ.

Hal ini disambut baik oleh Universitas Negeri Jakarta, melihat Kemendikbud juga memiliki program besar seperti Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar.

Rektor Universitas Negeri Jakarta, Prof. Dr. Komarudin, M.Si. dan CEO PT EPIN, Daniel Shin menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) di Aula Latief, Universitas Negeri Jakarta, kemarin.

“Saya berharap kerja sama ini dapat mendukung kemajuan dunia pendidikan. Dan saya juga yakin bahwa kegiatan serupa sedang dipersiapkan fakultas lain di UNJ.” ujar Rektor Universitas Negeri Jakarta, Prof Dr Komarudin.

KT&G SangSang Univ. Zone UNJ adalah program baru yang berkolaborasi dengan
perguruan tinggi dengan membuka tempat kreatif di perguruan tinggi dan menyediakan berbagai kelas kreatif yang dapat mendukung perkembangan anak muda khususnya mahasiswa Universitas Negeri Jakarta.

Bekerja sama dengan Fakultas Teknik, KT&G SangSang Univ. Indonesia akan merenovasi pendopo untuk dijadikan Univ. Zone UNJ.

CEO PT EPIN yang menjadi agent KT&G SangSang Univ. Indonesia menjelaskan awal mula terbentuknya program ini.

“KT&G SangSang Univ. adalah bagian dari kontribusi sosial kreatif dari KT&G Korea Selatan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. SangSang memiliki arti “mimpi” berusaha mewujudkan mimpi dari masing-masing individu melalui support dalam hal pengembangan individu.” ujar Daniel Shin.

Penandatanganan MoU dan MoA diakhiri dengan pemberian plakat dari pihak UNJ kepada pihak KT&G SangSang Univ. Indonesia. Tidak hanya itu, KT&G SangSang Univ. Indonesia juga memberikan cinderamata berupa produk ginseng merah dari KT&G dan merchandise secara simbolis. (Stevani Elisabeth)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU