29 January 2022
HomeBeritaPulau Semau Kembangkan Ikan Kerapu Melalui Keramba

Pulau Semau Kembangkan Ikan Kerapu Melalui Keramba

SHNet, Jakarta –  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menetapkan Pulau Semau menjadi lokasi pilot project budidaya ikan kerapu dan kakap dengan sistem Keramba Jaring Apung (KJA) kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTT Ganef W..

“Tahun 2021 ini diawali dengan pilot project di Pulau Semau Kabupaten Kupang ini, dengan total sembilan unit KJA,” katanya.

Ganef mengatakan bahwa dengan adanya budidaya ikan kerapu dan kakap dengan KJA sistem bulat itu harapkan dua sampai tiga tahun kedepan perairan-perairan di pulau itudapat memiliki sumber daya ikan (produksi ikan kerapu,red) yang berlimpah dan menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat.

Masyarakat ujar dia sudah pasti akan terbantu dengan adanya budidaya tersebut. Menurut Ganef, KJA dengan sistem bulat ini memiliki beberapa keunggulan, diantaranya gerakan ikan dapat lebih menyebar dan tidak mengalami luka.

Menurut dia, perkembangan budidaya kakap – kerapu ini direncanakan akan panen. Dengan perkiraan total panen sebanyak 100 ton ikan dengan nilai jual sebesar Rp5,5 miliar.

Ia menambahkan, seperti dikutip Antara, jika pilot project itu berhasil maka, pihaknya akan mengembangkan di desa Hadakewa kabupaten Lembata dan juga di Mulut Seribu di Rote Ndao.

Untuk diketahui produk perikanan NTT lebih banyak dipasarkan antar pulau dibandingkan keluar negeri. Selama kurun waktu 2016-2020 produk perikanan NTT mampu meningkatkan volume ekspor rata-rata sebesar 42,83 persen dan pemasaran antar pulau sebesar 219,8 persen.

Ganef juga mengutarakan secara langsung sejumlah kendala yang dialami kepada Menteri Trenggono terkait dengan budidaya kakap – kerapu ini.

Beberapa diantaranya adalah masih kurangnya tenaga ahli, belum tersedianya gudang pakan, serta dampak Badai Seroja yang menyebabkan speed boat tenggelam, rumah jaga rusak berat serta jaring-jaring pun rusak. (Victor)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU