SHNet, Jakarta- Perhimpunan Penulis Indonesia, ALINEA, dalam waktu dekat akan menggelat Musyawarah Nasional (Munas) guna memilih kepemimpinan baru. Model kepemimpinan presidium akan tetap dipertahankan dengan alasan kuat; menghindari kepemimpinan tunggal yang berpotensi mementingkan pribadi ketua umum. Munas kali ini mengambil tema “Penulis Terlibat, Bersinergi, dan Berdampak di Tengah Era Disrupsi,”
Rapat pertama yang merupakan gabungan dari SC (Steering Committee) atau Panitia Pengarah yang dan OC (Organizing Committee) atau Panitia Pelaksana untuk mempersiapkan Munas ini telah degelar melalui Zoom pada Minggu (18/07/2026) yang dihadiri juga salah satu Ketua Presidium, Mardyah Chamim.
Sejumlah nama penulis-pegiat literasi yang masuk dalam jajaran SC dan OC yang hadir dalam rapat itu antara lain; Magdalena Sitorus, Achmad Fachrodji, Suradi, Kanti W.Janis, Wien Muldian , Ita Siregar, Deasy Tirayoh, Stebby Julionatan, Neni Muhidin , dan Dyah Merta.
Beberapa hal yang telah disepakati dalam rapat pertama persiapan Munas ini adalah
- Penyusunan garis besar rangkaian Munas (key discussion, sidang Munas, dan side event/Sadaring).
- Pembentukan struktur awal organizing committee beserta tim-tim kerja.
- Penyusunan strategi publikasi dan “Road to Munas”.
- Peninjauan kembali jadwal dan lokasi pelaksanaan agar persiapan lebih optimal.
Tahap selanjutnya, panitia akan memfinalisasi struktur kepanitiaan, timeline kerja, serta pembagian tugas masing-masing bidang.
Mardiyah Chamim mengatakan, kita berada pada masa yang penuh disrupsi di segala ini, baik itu terkait derap cepat Akal Imitasi (AI), gejolak politik ekonomi, perubahan iklim, yang menciptakan berbagai guncangan di tengah masyarakat.
Kualitas literasi, kemampuan membaca, memahami, menalar dengan jernih, bersolidaritas, menjadi syarat utama hidup bermasyarakat dalam situasi yang penuh disrupsi ini. Karena itu Perhimpunan atau Asosiasi Penulis Indonesia ALINEA merasa penting untuk meneguhkan kembali peran penulis di tengah masa yang penuh guncangan ini.
“Musyawarah Nasional (Munas) ALINEA, yang akan diadakan dalam waktu dekat, adalah bagian dari upaya pergantian kepemimpinan organisasi,” ujar Mardiyah
Kebersamaan
Sementara itu, Ketua OC, Deasy Tirayoh mengungkapkan keyakinannya bahwa Munas yang baik tidak hanya ditentukan oleh apa yang terjadi pada hari pelaksanaannya nanti, tetapi juga oleh proses gotong royong yang dibangun sejak hari pertama persiapan ini diinisiasi
Sedangkan Dirut Balai Pusataka, Achmad Fachrodji yang baru memasuki masa purnabhakti dan masih diminta untuk sementara memimpin lembaga penerbitan ini juga menekankan pentingnya persiapan yang matang, kerja sama tim yang kompak, dan bagaimana marwah penulis Indonesia lebih baik lagi ke depannya. (sur)

