17 July 2024
HomeBeritaTiba di Kecamatan Sobang, Peserta Bakti Pemuda Nusantara 2024 Disambut Antusias Warga...

Tiba di Kecamatan Sobang, Peserta Bakti Pemuda Nusantara 2024 Disambut Antusias Warga dan Tarian Tradisional Banten

SHNet, Jakarta : Setelah dilepas oleh Pj Bupati Kabupaten Lebak Iwan Kurniawan di pendopo kantor Bupati Lebak, para peserta Bakti Pemuda Nusantara (BAPEN) 2024 langsung melanjutkan pengabdianya kepada masyarakat kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (22/5) sore.

Butuh waktu kurang lebih 3 jam para peserta BAPEN menempuh perjalanan menuju Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Selama perjalanan, para peserta sangat antusias menikmati perjalanan dengan disuguhin pemandangan sawah teras sering dan hutan pinus.

Setiba di kantor Kecamatan Sobang, para peserta langsung disambut tarian selamat datang Provinsi Banten, yang bernama Walijamaliha dan antusias masyarakat bersama jajaran muspida setempat.

Camat Sobang, Sukarna Jaya merasa senang dan bangga bisa kedatangan peserta Bakti Pemuda Nusantara 2024 yang menjadi salah satu program unggulan Kemenpora. “Ini kebanggaan yang luar biasa bagi kami masyarakat Sobang dengan kedatangan peserta Bakti Pemuda Nusantara 2024 dari Kemenpora,” kata Sukarna.

“Kita harus berkoordinasi dengan baik agar acara ini bisa mendapatkan hal positif. Berikan infornasi tentang budaya lokal, SDM dan juga sumber daya alamnya. Begitu juga kearifan lokal bagi masyarakat kami,” tambahnya.

Salah satu warga Sobang Rendi Aliandi mengaku senang desanya bisa menjadi salah satu tempat kegiatan Kemenpora yakni Bakti Pemuda Nusantara 2024. “Ini baru pertama desa kami digelar kegiatan dari Kemenpora. Dan saya senang kegiatan ini bisa memberikan manfaat yang baik buat masyarakat kami,” kata Rendi salah satu guru Matematika di SMN 5 Sobang, Lebak, Kabupaten Banten.

Para peserta akan berbaur dengan masyarakat untuk melakukan pengabdian untuk meningkatkan potensi ekonomi dan wisata lokal, membantu modernisasi administrasi desa, mengimplementasikan sikap bela negara, edukasi persiapan bencana alam, edukasi pencegahan bahaya destruktif, dan membangun program bermanfaat berkelanjutan.(sp/eny)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU